Ingin Bercerai dari Perkawinan Siri, Bagaimana Caranya dalam Islam?

17
27671

BincangSyariah.Com – Secara umum perkawinan siri atau perkawinan di bawah tangan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum/syariat Islam dan tidak dilakukan di depan Pegawai Pencatat Nikah. Karena itu, perkawinan sirri sah secara agama  tetapi tidak menurut hukum negara. UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan (UUP) mengatur ketentuan mengenai syarat sahnya suatu perkawinan selain dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaan, juga harus dicatat menurut perundang-undangan yang berlaku (Pasal 2 UUP).

Dengan tidak dilakukannya pencatatan maka perkawinan tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum (Pasal 6 Kompilasi Hukum Islam atau KHI). Hal ini tentunya membawa akibat hukum yaitu tidak adanya pengakuan dan perlindungan hukum atas hak-hak istri dan anak hasil dari perkawinan.

Begitu juga untuk melakukan gugatan cerai, tidak ada lembaga negara yang bisa menanganinya dan memberikan perlindungan atas hak-hak anak dan istri.

Jika pernikahan sudah tidak bisa dipertahankan lagi, maka istri berhak mengirim wakil pada suami agar suami menceraikannya. Setelah suami menceraikan istri, maka istri boleh menikah lagi dengan laki-laki lain dengan syarat masa iddahnya telah berakhir.

Jika suami menolak untuk menceraikan istri, istri bisa melakukan gugat cerai dengan dua cara. Cara pertama, melakukan gugat cerai ke pengadilan agama dengan itsbat nikah yaitu permohonan pengesahan nikah sirri yang diajukan ke pengadilan untuk dinyatakan sah pernikahan dan memiliki kekuatan hukum. Itsbat nikah sirri ini hanya dapat dilakukan melalui Pengadilan Agama bukan melalui Kantor Urusan Agama (KUA).

Cara kedua, dengan cara hakam dan mengirim wakil dari kedua pihak untuk menentukan status pernikahan. Biasanya hal ini dilakukan oleh pihak pengacara yang mengurus semua proses dengan lengkap mulai dari talak hingga mengesahkan status pernikahan secara hukum negara. Hal ini sesuai dengan firman Allah surah An-Nisa [4]: 35,

Baca Juga :  Belajar Tauhid: Beriman kepada Kitab Taurat

Dan jika kamu khawatirkan ada persengketaan antara keduanya, Maka kirimlah seorang hakam dari keluarga laki-laki dan seorang hakam dari keluarga perempuan. jika kedua orang hakam itu bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami-isteri itu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.

Wallahu A’lam bis Shawab.

17 KOMENTAR

  1. Assalam mualaikum wr wb. Sy mau nnya ttng pernikahan siri seprti yg tercantum di atas. Apakah pernikahan saya siri ini sah jk kami melakukan pernikahan siri tnpa wali dr orang tua kami dr pihak laki2 mau pun perempuan. Sy wanita yg baru nikah tgl 25 januari 2019 kemarin hnya bs bertemu suami setiap 2minggu se x smpai 3 x pertemuan dan smpai skrn 1 bln 10 hr kmi pisah ranjang. Dgn alasan suami sy 1 tdk MMBERI nafkah ke 2 didepan teman atau keluarga pernikahan kami tdk boleh di ketahui siapa pun. Dan yg ke 3 sy hnya me jadi budak nafsu nya suami. Dan skrng sy ingin melakuakan talk pada suami dgn cr menghindar slm 3 bln apa kah sah cr sy untuk menjatuh kan talk 1. Tnpa ada hakim dan mengikuti cr orang agar bs melakukan atau menjatuh kan talk krn alasan suami hnya ingin memuaskan birahi tnpa nafkah dan perhatian. Mohon penjelasan krn suami tdk mau mencerai. Trima kasih

  2. Assalamualaikum sya mau tanya jika saya minta cerai di pernikahan siri sy dgn alasan suami asal2an memberi nafkah lalu suami sering mendustakan istri dan suami slalu ingkar janjinya apakah sah sy mengucapkan talak sementara suami tidak mau cerai bagaimana jalan keluarnya?

  3. Assalamualaikum sya mau tanya jika saya minta cerai di pernikahan siri sy dgn alasan suami asal2an memberi nafkah lalu suami sering mendustakan istri dan suami slalu ingkar janjinya apakah sah sy mengucapkan talak sementara suami tidak mau cerai bagaimana jalan keluarnya?

  4. Assalamualaikum..sy mau tanya tentang pernikahan siri, suami sy telah melakukan pernikahan siri tanpa sepengetahuan sy sebagai istri sah nya…saat dia mulai berubah 4 bln lamanya dia bersikap acuk dan tidak memperdulikan anak istri nya..saat sy tahu alasan dia berubah karena dia sudah melakukan pernikahan siri dengan wanita lain yg tidak lain adalah mantan nya..lalu sy meminta kejelasan status sy karena merasa di gantung beberapa bln lamanya..dengan tidak menekan atau memaksa dia untuk mengambil keputusan dan memihak sy..sy tidak ingin dipoligami dan sy tahu istri siri nya pun memiliki hak yg sama sebagai seorang istri..saat dia memutuskan u/ kembali kepada sy dan keluarga ..sy meminta dia u/ menceraikan istri siri nya dan menuliskan hitam diatas putih dgn materai..saat istri sirinya tahu dia diceraikan ..dia menerima dan dilakukan akad cerai ..tapi setelah beberapa hari dia malah tidak rido dan mau menggugat suami sy…yg mau sy tanyakan apakah istri siri bisa menggugat ke pengadilan karena tidak menerima talak dari suami nya..dan apakah ada dasar hukum agama maupun negara yg menyatakan seorang istri siri bisa melakukan itu?….sebagai catatan suami sy pernah mendatatangani surat yg menyatakan dia telah melakukan pernihan dengan istri siri nya tapi tanpa materai..apakah surat itu cukup kuat sebagai bukti dia u/ membatalkan talak atau rujuk lagi

  5. Assalamu’alaikum..sy mau tanya ttg pernikahan siri apakah kalo seseorang yg sdh nikah siri selama krg lbh 1th dan suami sdh brjanji akn menikahi scra sah di KUA tp tdk tau kpn sdgkn si istri ingin berpisah..apa benar kalo si istri itu tidak boleh berpisah dr suami siri?
    dan waktu menikah siri keluarga istri tidak ada yg tau dan yg mjd wali nikah orang lain bukan ayah,bkn saudara sdgkn ayah istri masih hidup apakah pernikahannya sah? Terimakasih

  6. Assalamualaikum saya mau tanya saya memiliki surat nikah tp d KUA tidak ada akte nikahny.trus saya mnggugat cerai tp trnyata surat nikah saya palsu dn akhirny hakim d pengadilan agama mmutuskn cabut prkara dn saya tidak dapat melanjutkan sidang gugatan cerai .trus gmn dengan status saya dn dengan apa bukti klw saya sudah cerai?trimakasih

  7. Oalaa smua pd kawin siri emk uda zaman x ya saya jg nikah siri tpi akhirx kandas jg karmax dikarnakn mngambil suami orang itu g baik psti balasanya akn pisah dan pda akhirnya akn menangis dan terluka betull tidakkkk..

  8. Saya mau tanya saya menikah dengan suami saya menikah siri .. Tapi suami saya tdk menafkahi saya dan ank saya sudah 3bulan berturut-turut.. Tapi suami saya tidak mau mengucapkan cerai kepada saya.. Apa boleh kah saya mengugat cerai sendiri???

  9. Assalamualaikum wr.wb suami saya sudah menikah siri tampa sepengetahuan saya dan keluarga. Setelah semua terbongkar suami saya menceraikan istri siri nya dan buat surat cerai diatas materai .serta diganti rugi 20 juta.dan sudah mengucapkan talak.
    Tapi perempuas itu masih ngomong kesemuanya orang klo dia masih istri suami saya.dan teror2 keluarga saya.
    Bagaimana kekuatan surat bermeterai itu.
    Terima kasih. .wassalam.

  10. Assalamualaikum…admin…sya m tau jawabn dri prtyaan hamba allah yg trtgl 22 mei 2019 jam 6.57 AM krna ptyaannya persis sprti yg saya alami skrg…mohon jwb…trima kasih wassalam

  11. Bantu jawab.. sepengetahuan saya.. nikah siri itu tdk ada kekuatan dlm hukum. Tp bila emang harus tjd perceraian.. bisa mengajukan ITSBAT NIKAH di pengadilan agama. Utk syarat n caranya bisa tanyakan lgsg ke pengadilan agama.

    Mohon maaf bila info ini salah. Utk kepastianya bisa datang dan tanya langsung ke PENGADILAN AGAMA
    Terimakasih

  12. Assalamu’alaikum maaf mau tanya, dalam pernikahan siri jika suami menjatuhkan talak 1 saat istri hamil apakah Syah atau tidak ..?
    Terima kasih

  13. ass saya mau tanya ni , gimana kalau saya dipaksa untuk menikahi perempuan yang tidak saya sukai dan lalu saya menikah dengan siperempuan secara sirih dan lalu apakah boleh saya menceraikan nya pada waktu 2minggu setelah menikah?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here