Ingin Belajar Bahasa Inggris di Pare, Kunjungi Mother Language English School

1
430

BincangSyariah.Com – Menjamurnya lembaga bahasa Inggris merupakan konsekuensi logis yang tidak bisa dibendung semejak bahasa Inggris disahkan sebagai alat komunikasi internasional resmi lewat siding resmi Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) 1946. Dari sekian banyaknya tempat kursus, namun “Kampung Inggris” hingga kini masih menjadi tempat terpilih bagi mereka yang ingin belajar dan mendalami bahasa Inggris. Meski terletak di kota kecil, tempat kursus ini menyediakan segala macam program yang dibutuhkan para pembelajar bahasa Inggris, General English dan English Testing.

Dari sekian banyaknya lembaga di “Kampung Inggris,” Mother Language English School yang terletak di Jalan Ogan No. 20, Pelem, Pare, Kediri, Jawa Timur, merupakan salah satu lembaga yang muncul dengan perspektif baru yang inovatif dan bersandarkan pada kurikulum lokal dan internasional di sana. Dengan metode intensif berbasis asrama perkembangan siswa/i relatif lebih efektif dan kondusif di bawah bimbingan (24 jam) para tutor pembimbing asrama berpengalaman. Selain menyediakan program yang anda butuhkan, ada beberapa catatan mengapa lembaga kursus bahasa Inggris ini harus menjadi pilihan anda untuk meningkatkan kecakapan bahasa Inggris kalian.

  1. 1. Asrama Berbahasa Inggris

Karena bahasa adalah ilmu terapan yang cenderung berbentuk teknis, maka asrama tempat tinggal siswa/i didukung dengan lingkungan berbahasa Inggris (English area). Tidak serta merta semua siswa/i harus langsung berbahasa Inggris. Aturan yang mendorong ini diwajibkan bagi mereka yang sedang belajar setelah masa penyesuaian. Bagi mereka yang sudah punya dasar bisa langsung praktik agar kefasihan dan kelancaran berbahasa mereka semakin baik lagi.

  1. 2. Mengajarkan Semua Skill

Karena kebutuhan dunia pendidikan dan kerja MLES mengajarkan semua kecakapan bahasa Inggris (speaking, listening, reading, writing [termasuk vocabulary dan grammar]) kepada semua siswa/i-nya dengan metode yang terintegrasi (Integrated Learning Method) agar mereka bisa belajar secara komprehensif.

  1. 3. Memberikan Laporan Perkembangan kepada Siswa/i dan Orang Tua

Untuk melihat perkembangan para peserta didik, lembaga ini selalu melakukan proses review harian, mingguan dan bulanan. Saat review mingguan semua kemampuan yang berkaitan dengan speaking skill akan didokumentasikan lewat video. Selain itu, bagi mereka yang sudah belajar selama dua bulan akan diarahkan untuk ujian lapangan dengan cara praktik langsung ke pemilik bahasa (native speaker). Program ini bernama “Hunting Tourist Program.”

Baca Juga :  Belajar Tauhid; Cara Kita Mengimani Sifat "Bashar" Allah Swt.

Para siswa/i di bawah bimbingan tutor diajak ke destinasi wisata mancanegara terdekat untuk praktik langsung dengan turis asing yang menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu mereka. Proses ini harus dibuktikan dengan dokumentasi berupa foto dan video sebagai penanda bahwa mereka sudah melaksakannya. Semua dokumentasi akan dikirim kepada siswa/i dan orang tua mereka sehingga semua pihak bisa menilai dan mengetahui bagaimana perkembangan sebelum dan sesudah belajar di lembaga ini. Jika perkembangan mereka di bawah target yang telah ditentukan, lembaga akan memberikan kelas tambahan (additional class) untuk mereka sebagai upaya memperbaiki kekurangan mereka.

  1. 4. Sistem Akselerasi

Keistimewaan lain belajar di MLES adanya sistem akselerasi untuk siswa/i yang memang mendapatkan progres belajar di atas rata-rata. Mereka juga akan mendapatkan materi tambahan dari tutor yang tidak mereka dapatkan dalam program paket yang telah ditetapkan. Terobosan ini dibuat lembaga karena mereka ingin para alumni bisa mendapatkan target belajarnya secepat mungkin, semakin cepat semakin baik. Sekaligus merealisasikan motto mereka, “Kami beri BUKTI, bukan JANJI,” ujar Mr. Jarwo (pendiri).

  1. 5. Pembaharuan Materi

Untuk menjaga kualitas dan kredibilitasnya, MLES selalu melakukan pengembangan (upgrading) materi setiap tahun yang disesuaikan dengan kebutuhan teoritis dan pragmatis para peserta didik sebagai rutinan. Upaya ini dilakukan untuk menyelaraskan dinamika realita yang terus berubah. Sebagai contoh, dulu kita tidak perlu melampirkan sertifikat TOEFL untuk mendapatkan gelar strata satu (S1). Sekarang kebijikan ini sudah mulai diberlakukan oleh kampus-kampus ternama, baik negeri maupun swasta, guna meningkatkan kualitas keilmuan lulusan mereka agar mampu bersaing secara global. Dunia kerja pun juga demikian. Untuk bisa bekerja di perusahaan BUMN atau swasta yang bagus, para calon pekerja diharuskan untuk memiliki kecakapan bahasa asing (umumnya bahasa Inggris) sebagai sebagai salah satu persyaratan. Maka bisa disimpulankan bahwa untuk mengejar masa depan yang kita impikan, bisa berbahasa Inggris menjadi sebuah keharusan.

Baca Juga :  Ulama al-Azhar Sarankan Hentikan Sementara Shalat Jumat dan Jamaah di Masjid

Sebagai benang merah dari semua itu, MLES dengan metodenya yang agak sedikit berbeda hadir untuk membantu para akademisi dan pekerja profesional dalam penggalian keilmuan  bahasa Inggris mereka secara efektif, mudah dan tepat guna. Jika kalian penasaran, silahkan gabung dan rasakan sendiri sensasi belajar bahasa Inggris di sana agar kegelisahan anda terhadap bahasa Inggris bisa teratasi.

Mother Language English School

Jl. Ogan No. 20, Pelem, Pare, Kediri, Jawa Timur 64213

E-mail: [email protected] – HP/WA: 081318392912

Website: www.kursusdipare.com

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here