Indahnya Skenario Tuhan

0
1147

BincangSyariah.Com – Ketika kita sedang mendapatkan sebuah ujian hidup dalam bentuk masalah atau musibah yang besar kita sering protes kepada Tuhan. ” Apa salahku sehingga Tuhan memberikan ujian seperti ini…?”, ” Takdir memang kejam”, ” Padahal aku selalu mengikuti perintah Tuhan, mengapa Dia memberikan ujian yang berat kepadaku”, ” Tuhan tidak adil”.

Padahal dalam setiap ujian hidup itu mengandung hikmah yang sangat besar sekali, hanya saja manusia melihatnya dari sudut satu  pandang, tidak melihat secara global. Sehingga  jiwanya menjadi putus asa, berpikiran negatif dan memprotes Tuhan.

Kesalahan selama ini pada manusianya yang mempunyai pemahaman dan anggapan bahwa setiap keinginannya harus dikabulkan dan terpenuhi. Setiap kehendaknya harus terwujud dan terlaksana. Tuhan-pun dianggap sebagai pembantunya yang harus memenuhi keinginan dan dan kehendak manusia.

Kita meyakini mempunyai Tuhan sebagai yang disembah, tunduk dan patuh serta cinta kepada-Nya. Tapi kenyataannya justru Tuhan dianggap pembantu yang harus patuh dan tunduk dengan kehendak manusia.

Setiap kita berdoa untuk suatu keperluan dan tujuan, kita selalu memaksa Tuhan untuk mengabulkannya. Padahal keinginannya belum tentu baik kepadanya, sehingga ketika doa itu tidak dikabulkan kita sering kecewa dan marah, serta protes kepada Tuhan. Sebetulnya yang menjadi Tuhan itu kita atau Tuhan sesungguhnya.

Cobalah kita ingat dan telaah kembali berapa banyak kejadian yang kita alami di saat kesulitan tidak punya uang sama sekali, sedangkan tagihan bulanan sudah menanti. Usaha pinjam uang kesana kemari tidak ada yang peduli dan mengasih pinjaman.

Lalu menyerah dan pasrah kepada Tuhan, kemudian datang kenalan kita memberikan pinjaman dan bantuan atau menawari bisnis yang menghasilkan uang sangat lumayan. Sehingga bisa membayar tagohan bulanan dengan tepat waktu.

Baca Juga :  Jihad Ibu Rumah Tangga Saat Physical Distancing

Apakah itu sebuah kebetulan….?! di dunia ini tidak ada sebuah kebetulan, semuanya sudah di atur oleh Tuhan, yang menggerakkan hati kenalan anda datang dan meminjami atau mengajak kerja sama dalam bisnis itu adalah Tuhan. Itulah sekenario Tuhan yang tidak kita fahami dan syukuri.

Jika kita adalah seorang hamba, maka hendaklah tetap patuh, tunduk dan pasrah kepada Tuhan dalam menghadapi setiap ujian hidup. Dengan berpikiran yang positif ( Husnudzon ) sambil semangat berusaha untuk keluar dari ujian hidup. Maka jiwa kita tetap tenang dan yakin bahwa semua permasalahan yang di hadapi ini akan menemukan solusi dan jalan keluar.

“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman [55] )

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here