Imam Ingat Punya Hadas Ketika Selesai Shalat, Seharusnya Dia Sampaikan pada Makmum atau Tidak?

0
1401

BincangSyariah.Com – Pada suatu waktu, terdapat imam shalat berjemaah yang memberitahu makmumnya setelah shalat berjemaah bahwa dia mengimami shalat dalam keadaan sedang hadas. Dia ingat punya hadas setelah shalat berjemaah selesai dilaksanakan. Seharusnya, dalam keadaan demikian, dia sampaikan pada makmum atau tidak?

Jika imam ingat bahwa dia punya hadas setelah melaksanakan shalat, maka para ulama Syafiiyah memerinci hal ini ke dalam dua bagian.

Pertama, jika tidak ada makmum masbuk yang sedang melaksanakan shalat, maka imam tidak harus menyampaikan pada makmum bahwa dia mengimami shalat dalam keadaan hadas. Jika dia menyampaikan pada makmum, maka makmum tidak perlu mengulangi shalat karena hal tersebut bukan kesalahan mereka. Yang wajib mengulangi shalat hanya imam.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Fathul Wahhab berikut;

لاَ إِنْ بَانَ ذَا حَدَثٍ وَلَوْ حَدَثًا أَكْبَرَ وَذَا نَجَاسَةٍ خَفِيَّةٍ فِيْ ثَوْبِهِ أَوْ بَدَنِهِ فَلاَ تَجِبُ اْلإِعَادَةُ عَلَى الْمُقْتَدِيْ لانْتِفَاءِ التَّقْصِيْرِمِنْهُ فِىْ ذَالِكَ

Tidak wajib mengulangi shalat jika imam terbukti sedang hadas, meskipun hadas besar, dan membawa najis yang samar di pakaian atau badan. Maka tidak wajib mengulang shalat bagi makmum karena tidak adanya kesalahan dari makmum dalam hal tersebut.

Kedua, jika ada makmum masbuk yang sedang melaksanakan shalat, maka imam harus memberitahu padanya bahwa dia mengimami shalat dalam keadaan hadas. Setelah makmum diberitahu, maka dia wajib mengulangi shalat.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Tanwirul Qulub berikut;

وَلَوْ تَذَكَّرَ اْلإِمَامُ بَعْدَ صَلاَتِهِ أَنَّهُ كَانَ مُحْدِثًا أَوْ ذَا نَجَاسَةٍ خَفِيَّةٍ وَعَلِمَ أَنَّ بَعْضَ الْمَسْبُوْقِيْنَ رَكَعَ مَعَهُ قَبْلَ أَنْ يُتِمَّ الْفَاتِحَةَ يَجِبُ عَلَيْهِ أَنْ يُعْلِمَهُ بِحَالِهِ لِيُعِيْدَ صَلاَتَهُ

Jika imam ingat setelah shalat bahwa dia punya hadas atau terkena najis yang samar dan dia tahu ada makmum masbuk yang rukuk dengannya sebelum membaca surah Al-Fatihah dengan sempurna, maka wajib bagi imam memberitahu makmum masbuk tersebut supaya dia mengulangi shalatnya. (Baca: Najiskah Cipratan Air Kencing Saat Buang Seni di Urinoar?)

Baca Juga :  Tiga Hal yang Perlu Diperhatikan Wanita Sebelum Shalat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here