Imam Berdehem, Wajibkah Makmum Niat Mufaraqah?

0
770

BincangSyariah.Com – Sering kita jumpai imam shalat berjemaah berdehem sebelum membaca surah al-Fatihah atau surah-surah al-Quran yang lain. Tentu tujuannya agar suaranya bersih dan tidak ada gangguan saat membaca surah-surah tersebut. Menurut pendapat yang shahih, berdehem hingga mengeluarkan suara dua huruf bisa membatalkan shalat. Karena itu, jika imam berdehem sampai mengeluarkan suara dua huruf, apakah makmum wajib mufaraqah karena imam telah melakukan perkara yang membatalkan shalat?

Jika imam shalat berjemaah berdehem sampai mengeluarkan suara dua huruf, maka dalam hal ini ada dua pendapat ulama mengenai kewajiban makmum harus mufaraqah atau tidak.

Pertama, makmum wajib mufaraqah dari imam dan melanjutkan shalatnya sendirian, tanpa berjemaah. Hal ini karena imam telah melakukan perbuatan yang membatalkan shalat secara terang-terangan, yaitu berdehem sampai mengeluarkan suara dua huruf.

Kedua, makmum boleh terus melanjutkan shalat berjemaah bersama imam. Hal ini karena pada dasarnya shalat imam tetap sah dan berbaik sangka pada imam bahwa dia berdehem karena ada uzur. Ini adalah pendapat yang paling shahih.

Hal ini sebagaimana telah dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu berikut;

ولو تنحنح امامه وظهر منه حرفان فوجهان حكاهما القاضى حسين والمتولي والبغوي وغيرهم أحدهما يلزمه مفارقته لانه فعل ما يبطل الصلاة ظاهرا واصحهما ان له الدوام على متابعته لان الاصل بقاء صلاته والظاهر أنه معذور

“Jika imam berdehem sampai mengeluarkan dua huruf, maka ada dua pendapat. Kedua pendapat ini disampaikan oleh al-Qadhi Husain, al-Mutawalli, al-Baghawi dan laiinya. Pertama, makmum wajib mufaraqah dari imam tersebut karena dia telah melakukan perbuatan yang membatalkan shalat secara terang-terangan. Dan yang paling shahih, makmum boleh tetap terus mengikuti imam karena hukum asal shalat imam adalah sah, dan zahirnya imam berdehem karena uzur.”

Baca Juga :  Imam Menunggu Orang agar Bisa Ikut Berjamaah, Ada Sembilan Syaratnya

Melalui penjelasan di atas, jika imam berdehem sampai mengeluarkan suara dua huruf, maka menurut pendapat yang paling shahih, makmum boleh tetap melanjutkan shalat berjemaah bersama imam dan makmum berprasangka baik bahwa imam berdehem karena uzur. Juga boleh mufaraqah dari imam, karena secara zahir, imam telah melakukan perbuatan yang membatalkan shalat.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here