Hukum Tidur Setelah Waktu Shalat Ashar

1
60

BincangSyariah.Com – Tidur setelah waktu Ashar termasuk perkara yang menjadi pantangan di kalangan masyarakat Indonesia. Disebutkan bahwa tidur setelah Ashar bisa menyebabkan kurang akal dan kegilaan. Dalam Islam, sebenarnya bagaimana hukum tidur setelah waktu shalat Ashar ini? (Baca: Mengapa Shalat Ba’diyah Ashar dan Subuh Dilarang?)

Menurut para ulama, tidur setelah waktu shalat Ashar hukumnya adalah makruh. Sangat tidak dianjurkan sekali tidur setelah waktu shalat Ashar, sebagaimana tidak dianjurkan tidur setelah shalat Shubuh. Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah berikut;

النَّوْمُ الْمَكْرُوهُ: يَكُونُ النَّوْمُ مَكْرُوهًا فِي مُوَاطِنَ مِنْهَا: النَّوْمُ بَعْدَ صَلاَةِ الْعَصْرِ، وَالنَّوْمُ أَمَامَ الْمُصَلِّينَ، وَالصَّفِّ الأْوَّل، أَوِ الْمِحْرَابِ..

Tidur yang dimakruhkan: Tidur dimakruhkan dalam beberapa tidur, yaitu tidur setelah shalat Ashar, tidur di depan orang-orang yang shalat, tidur di shaf pertama, atau di mihrab..

Dalam kitab Syarh Bulughul Maram, Syaikh Abdul Karim Al-Khudhair mengatakan bahwa tidur setalah waktu shalat Ashar merupakan perkara yang tidak terpuji, sebagaimana tidur setelah shalat Shubuh. Beliau berkata sebagai berikut;

فالنوم بعد صلاة الصبح غير محمود، وكذلك النوم بعد العصر

Tidur setelah shalat Shubuh tidak terpuji, begitu juga tidur setelah Ashar.

Di antara alasan kemakruhan tidur setelah waktu shalat Ashar adalah karena hal itu bisa menyebabkan akal berkurang dan kegilaan. Ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Wahbah Al-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu berikut;

ويكره النوم بعد العصر لحديث من نام بعد العصر، فاختل عقله، فلا يلومن إلا نفسه والنوم بعد الفجر، لأنه وقت قسْم الأرزاق، كما ثبت في السنة

Dimakruhkan tidur setelah Ashar berdasarkan hadis ‘Barangsiapa tidur setelah Ashar kemudian akalnya rusak, maka jangan menyalahkan siapa-siapa kecuali dirinya sendiri. Juga dimakruhkan tidur setelah Shubuh karena setelah Shubuh adalah waktu dibagikannya rizeki, sebagaimana disebutkan dalam sunnah.

Baca Juga :  Menjelang Ramadhan 2020, Ini Prediksi Awal Ramadhan Menurut Ilmu Falak

Berdasarkan keterangan di atas, maka tidur setelah waktu shalat Ashar hukumnya adalah makruh dan termasuk perbuatan tidak terpuji. Sebaiknya seseorang menghindari tidur di waktu setelah shalat Ashar kecuali memang dalam keadaan sangat capek atau dalam keadaan sakit.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here