Hukum Puasa Bagi Tua Renta

1
4543

BincangSyariah.Com – Allah Swt. telah mewajibkan bagi setiap umat Muslim untuk melaksanakan puasa di bulan Ramadhan. Sebagaimana termaktub dalam surah Albaqarah ayat 185 “…..maka Barang siapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah…..”.

Ayat tersebut seakan mengindikasikan bahwa setiap muslim meskipun sudah tua renta tetap diwajibkan menjalankan puasa. Namun, Islam adalah agama yang ramah dan rahmat. Dan Allah Swt tidak akan membebani hambanya melebihi batas kemampuannya.

Oleh karena itu di dalam ayat 184 Allah Swt. telah memberikan solusi bagi hamba Nya yang tidak mampu untuk melaksanakan puasa, yakni harus menggantinya dengan memberi makan orang miskin. “….dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin…..”.

Sementara itu, di dalam kitab Bulughul Maram, imam Ibnu Hajar al Asqalani mengutip hadis mauquf (tetapi marfu secara hukum) dari Ibnu Abbas yang lebih gamblang menjelaskan tentang dispensasi bagi orang yang sudah tua renta untuk tidak berpuasa sekaligus solusi penggantinya.

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: (( رُخِّصَ لِلشَّيْخِ الْكَبِيْرِ أَنْ يُفْطِرَ وَيُطْعِمَ عَنْ كُلِّ يَوْمٍ مِسْكِيْناً، وَلاَ قَضَاءَ عَلَيْهِ )) رَوَاهُ الدَّارُ قُطْنِيْ وَالْحَاكِمُ وَصّحَّحَاهُ  .

Dari Ibnu Abbas ra, ia berkata: “diberikan rukhsoh/dispensasi bagi orang tua renta untuk tidak berpuasa dan ia harus memberi makan satu orang miskin setiap hari, dan tidak ada qadla’ puasa baginya.”(HR. Imam al Daru Quthni dan imam al Hakim, dan mereka menilai shahih terhadap hadis tersebut.)

Jadi, bagi orang yang sudah tua renta baik laki-laki maupun perempuan jika tidak mampu menjalankan puasa, maka diperbolehkan baginya untuk tidak berpuasa. Namun menurut jumhur ulama’, bagi orang tua renta tersebut harus mengganti puasanya dengan membayar fidyah yakni memberi makan orang miskin satu mud setiap harinya.

Menurut imam Syafi’i dan Ahmad, mereka mewajibkan membayar fidyah dengan cara harus dalam bentuk memberi makan. Sedangkan menurut imam Malik disunahkan dengan cara memberi makan.

Menurut imam Abu Hanifah bagi orang tua renta yang sudah tidak mampu berpuasa itu mengganti dengan membayar setiap harinya setengah sha gandum, tepung, atau bubur dan satu sho kurma kering, gandum atau kismis, atau sekedar dikurskan dalam nominal uang jika ia mampu membayar fidyah tersebut. Namun menurut imam Abu Hanifah, jika ia tidak mampu maka ia hendaknya meminta ampunan kepada Allah Swt.

1 mud adalah sama dengan 60 ons atau di bulatkan menjadi 1 kg beras yang diberikan kepada fakir miskin berserta uang lauknya setiap hari (yang ia tinggalkan puasanya).

Menurut KH. Ali Mustafa Ya’qub, pakar hadis Indonesia di dalam bukunya Ramadhan bersama Ali Mustafa Ya’qub mengatakan bahwa 1 kg beras plus lauk pauk dalam ukuran orang Indonesia dapat dibulatkan sebesar Rp. 15.000.

Maka apabila orang tua renta tersebut tidak berpuasa selama 30 hari maka ia wajib membayar Rp. 450.000. demikianlah solusi bagi orang tua renta yang sudah tidak mampu lagi melaksanakan ibadah puasa.

Maka hendaknya bagi setiap umat Muslim untuk memperhatikan keluarganya yang usianya sudah udzur dan tidak mampu menjalankan puasa untuk dibantu membayarkan fidyah atas puasa yang ditinggalkannya.

Wa Allahu A’lam bis Shawab.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here