Hukum Operasi Plastik Menurut Quraish Shihab

0
291

BincangSyariah.Com –  Dalam masyarakat Muslim, hukum operasi plastik sering dipertanyakan keabsahannya dalam pandangan Islam. Tapi sebelum masuk dalam pembahasan haram dan halal, perlu dipahami bahwa di kalangan para ulama terdapat banyak perbedaan pendapat dalam masalah furu’iyah, termasuk dalam hal operasi plastik.

Menurut Quraish Shihab dalam talk show bertema “Hidup Bersama Alquran”, dalam permasalahan operasi plastik terdapat perbedaan pendapat. Ada yang melarang secara mutlak dan sama sekali tidak membolehkan, dengan alasan itu mengubah ciptaan tuhan.

Tapi sebenarnya dari sisi lain, lanjut Quraish Shihab, dalam tercipta seorang manusia secara langsung dan tidak langsung ada keterlibatan orang tua. Jadi yang membolehkan berkata, kalau memang operasi itu dimaksudkan untuk memperbaiki yang tidak baik menurut ukuran umum, maka hal tersebut hukumnya boleh.

“Maka bisa-bisa saja. Misal ada orang sumbing, boleh dioperasi, atau (akibat) kecelakaan. Tetapi kalau dia normal-normal saja tapi mau mengubahnya supaya bisa lebih cantik. Kita harus ingatkan orang semacam ini, bahwa kecantikan itu relatif, ” jelas Guru Besar Bidang Tafsir itu dalam video berdurasi 04.28 menit tersebut.

Jadi harus dilihat apa tujuan di balik operasi plastik yan akan dilakukan dan jangan sampai ada unsur mengelabui pasangan. Sebab hal itu dilarang dalam Islam.

Jangankan operasi plastik, Nabi berpesan kepada orang tua yang ingin melamar seseorang, misalnya, hendaknya dia memberitahu bahwa dia mengecat rambutnya, karena itu ditakutkan ada unsur penipuan.

Karena itu, dari satu sisi operasi plastik meski dibolehkan berdasarkan syarat tertentu, harus dipastikan bahwa tidak ada unsur penipuan di sana. Selanjutnya perlu juga ditinjau apakah hal itu wajar atau tidak, jangan melakukan operasi plastik karena hanya ingin terlihat lebih muda atau lebih cantik sedangkan tidak ada masalah pada penampilannya.

Baca Juga :  Lima Anak Iblis dan Tugas Pokoknya

“Misal ada orang yang sudah tua lalu mau melakukan operasi plastik supaya terlihat umurnya seperti 20 tahun lebih muda, itu saya kira tidak wajar,”

Jadi ada kondisi operasi plastik dibolehkan dalam pandangan Islam dan ada pula kondisi itu tidak boleh dilakukan. Selama dalam konteks operasi plastik pada kasus-kasus tertentu dan sesuai dengan syarat-syaratnya, maka itu tidak dikatakan mengubah ciptaan tuhan.

“Jadi prinsipnya kalau abi membolehkan dengan syarat-syarat tertentu. Yang pasti tidak boleh adalah jika melakukan operasi plastik untuk menipu atau ada intensi tidak baik untuk menyembunyikan sesuatu, ”

Adapun pengertian mengubah ciptaan tuhan, lanjut Quraish Shihab, ada beberapa penafsiran ulama mengenai hal tersebut. Pertama, yang dimaksud mengubah ciptaan tuhan adalah mengubahnya menjadi lebih buruk, seperti yang dilarang adalah mengebiri binatang atau menggunting kuping binatang. Pendapat yang lain, maksud mengubah ciptaan tuhan adalah mengubah yang sudah menjadi fitrah dan seputar hal-hal berkenaan dengan tauhid.

Wallahu’alam.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here