Hukum Merokok Saat Buang Air Besar

1
55

BincangSyariah.Com – Terdapat sebagian orang yang buang air besar sambil merokok. Biasanya hal ini dilakukan untuk menghilangkan rasa jenuh ketika berada dalam WC. Bagaimana hukum merokok saat buang air besar ini?

Dalam Islam, terdapat beberapa hal yang perlu dijauhi ketika seseorang sedang buang air besar. Menurut para ulama, setidaknya ada enam hal yang perlu dijauhi saat buang air besar.

Pertama, tidak berbicara. Menurut para ulama, berbicara saat buang buang air besar hukumnya adalah makruh. Karena itu, ketika seseorang sedang buang buang air besar, maka hendaknya diam saja tanpa berbicara apapun.

Kedua, tidak makan atau minum. Makan dan minum saat buang air besar hukumnya adalah makruh. Termasuk bagian dari makan dan minum adalah merokok. Karena itu, ketika seseorang buang hajat besar, hendaknya tidak merokok. Seperti makan dan minum, merokok saat buang air besar hukumnya adalah makruh.

Ketiga, tidak melihat kotoran yang keluar. Melihat kotoran saat buang air besar hukumnya adalah makruh. Karena itu, ia harus dihindari dan dijauhi saat buang hajat.

Keempat, tidak melihat kemaluan, baik kubul maupun dubur. Melihat kemaluan saat buang air besar hukumnya adalah makruh.

Kelima, tidak melihat dan menolah-noleh ke atas. Ketika seseorang buang air besar, maka hendaknya dia meluruskan pandangannya ke arah depan, tanpa menoleh-noleh ke arah atas atau lainnya. Melihat dan menoleh ke arah atas saat buang air besar hukumnya adalah makruh.

Keenam, tidak bermain-main dengan tangannya. Ketika seseorang buang air besar, maka hendaknya dia tidak bermain-main dengan tangannya, baik bermain-main dengan air atau benda lainnya. Hendaknya tanggannya diam tanpa digerak-gerakkan memainkan sesuatu.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Kifayatul Akhyar berikut;

ولا يتكلم على البول والغائط أي ندباً.. وفي معنى الكلام رد السلام وتشميت العاطس والتحميد، فلو عطس حمد الله تعالى بقلبه ولا يحرك لسانه، قال المحب الطبري : وينبغي أن لا يأكل ولا يشرب ، وينبغي أن لا ينظر ما يخرج منه، ولا إلى فرجه، ولا إلى السماء، ولا يعبث بيده

Sunnah ketika kencing dan buang air besar untuk tidak berbicara. Termasuk dalam pengertian berbicara adalah menjawab salam, mendoakan orang yang bersin. Jika ada orang yang bersin dan kemudian ia mengucapkan hamdalah, maka hendaknya dijawab dengan hatinya dan tidak perlu menggerakkan lisannya. Imam Al-Muhib Al-Thabari berkata; Juga sepantasnya tidak makan dan minum, sepantasnya tidak melihat kotoran yang keluar, melihat kemaluan, melihat ke atas, dan bermain-main dengan tangannya.

Dengan demikian, melalui penjelasan di atas dapat diketahui bahwa menghisap tembakau termasuk bagian dari makan dan minum yang dimakruhkan untuk dilakukan saat buang air besar. Karena itu, ketika seseorang sedang buang air besar, hendaknya dia tidak menghisap tembakau.

100%

1 KOMENTAR

  1. […] Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum melantunkan bacaan Al-Quran sambil merokok. Menurut Syaikh Zainuddin Al-Amidi, melantunkan bacaan Al-Quran sambil merokok hukumnya adalah makruh. Ini disebabkan karena melantunkan bacaan Al-Quran sambil merokok dapat merusak penghormatan terhadap Al-Quran. (Baca: Hukum Merokok Saat Buang Air Besar) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here