Hukum Merapikan Rambut Jenazah Setelah Dimandikan

1
9

BincangSyariah.Com – Setelah jenazah dimandikan, terkadang bagian rambut kepalanya acak-acakan sehingga perlu dirapikan dengan menggunakan sisir dan lainnya. Sebenarnya, bagaimana hukum merapikan rambut jenazah setelah dimandikan, apakah boleh?

Terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ulama mengenai hukum merapikan rambut jenazah setelah dimandikan, baik dengan menggunakan sisir atau lainnya. Setidaknya, ada dua pendapat ulama dalam masalah ini.

Pertama, rambut jenazah setelah dimandikan dibiarkan saja, tidak perlu disisir untuk dirapikan. Juga tidak perlu dipotong meskipun rambut jenazah tersebut panjang. Ini adalah pendapat ulama Malikiyah dan Hanafiyah.

Ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Wahbah Al-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu berikut;

هل يسرح شعر الميت ويؤخذ ظفره شعره؟ قال الحنفية والمالكية: لا يسرح ولا يحلق شعره ولا يقص ظفره إلا المكسور ولا شعره من رأسه ولحيته إذ لاحاجة إليه، لأنه للزينة وقد استغني عنها، فهذا مكروه، والكراهة عند الحنفية تحريمية

Apakah rambut mayit boleh disisir dan kuku dan rambutnya boleh diambil? Ulama Hanafiyah dan Malikiyah berkata: Rambut mayit tidak boleh disisir dan tidak boleh dicukur, serta kukunya tidak boleh dipotong kecuali kuku yang patah, juga rambut kepala maupun jenggotnya tidak boleh dipotong. Juga tidak boleh disunnat, karena hal itu sudah tidak dibutuhkan. Ini karena tujuan merapikan rambut adalah untuk berhias, dan mayit sudah tidak butuh akan hal itu. Karena itu, merapikan dan mencukur hukumnya adalah makruh. Dan status makruh menurut ulama Hanafiyah adalah haram.

Kedua, boleh merapikan dan menyisir rambut jenazah dengan menggunakan sisir. Sementara jika memotong atau mencukurnya, maka hukumnya adalah makruh. Ini adalah pendapat ulama Syafiiyah.

Ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Wahbah Al-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu berikut;

وقال الشافعية في الجديد: يسرح شعر رأسه ولحيته بمشط واسع الأسنان برفق

Ulama Syafiiyah berkata dalam qaul jadid bahwa boleh menyisir rambut kepala mayit dan jenggotnya dengan menggunakan sisir yang giginya besar-besar dan dengan cara pelan-pelan. Wallahu a’lam bis shawab wa murodih.

100%

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here