Hukum Menyiapakan Kain Kafan untuk Diri Sendiri

0
14

BincangSyariah.Com – Di media sosial, banyak beredar informasi mengenai tokoh-tokoh tertentu yang sudah menyiapkan kain kafan untuk dirinya sendiri. Ia mewasiatkan kepada keluarganya agar ketikaa kelak meninggal, ia dibungkus dengan kain kafan tersebut. Dalam Islam, bagaiamana hukum menyiapkan kain kafan untuk diri sendiri, apakah boleh?

Menurut kebanyakan para ulama, menyiapkan kain kafan untuk diri sendiri hukumnya diperbolehkan. Tidak masalah bagi seseorang menyiapkan kain kafan untuk dirinya sendiri di waktu ia masih hidup, asalkan dengan tujuan agar dia selalu ingat dan senantiasa mempersiapkan untuk kematian.

Adapun dalil yang dijadikan dasar kebolehan menyiapkan kain untuk diri sendiri adalah hadis riwayat Imam Bukhari dari Sahl bin Sa’d, dia berkisah

أن امرأة جاءت النبي صلى الله عليه وسلم ببردة منسوجة فيها حاشيتها، أتدرون ما البردة؟ قالوا: الشملة؟ قال: نعم، قالت: نسجتها بيدي فجئت لأكسوكها، فأخذها النبي صلى الله عليه وسلم محتاجاً إليها، فخرج إلينا وإنها إزاره، فحسنها فلان، فقال: اكسنيها ما أحسنها، قال القوم: ما أحسنت! لبسها النبي صلى الله عليه وسلم محتاجاً إليها ثم سألته وعلمت أنه لا يرد، قال: إني والله ما سألته لألبسها، إنما سألته لتكون كفني، قال سهل: فكانت كفنه

Ada seorang wanita datang kepada Nabi Saw dengan membawa selembar kain. Kemudian dia berkata; Kain ini saya pintal sendiri, dan saya ingin agar anda memakainya. Lalu Rasulullah Saw menerimanya karena butuh. Beliau memakai kain itu sebagai sarung. Lalu ada seorang sahabat meminta; Ya Rasulullah, bolehkah kain itu saya pakai? Rasulullah Saw berkata; Pakailah pakaian yang paling bagus ini. Kemudian ada seseorang yang berkomentar; Kamu ini bagaimana, Nabi Saw memakai kain itu karena butuh lantas kamu memintanya dari beliau. Padahal kamu sudah tahu bahwa beliau tidak pernah menolak ketika ada orang yang meminta. Sahabat ini menjawab; Demi Allah, aku tidak meminta beliau, selain agar kain ini akan kujadikan kafanku ketika aku mati. Sahl berkata; Dan kain itupun menjadi kafannya.

Dengan demikian, menyiapakan kain kafan untuk diri sendiri, apalagi kain kafan tersebut merupakan pakaian yang pernah dipakai oleh orang-orang shaleh, hukumnya diperbolehkan. Menurut para ulama, meskipun boleh, namun tidak ada anjuran untuk menyiapkan kain kafan untuk diri sendiri.

Baca Juga :  Belajar Ushul Fiqh, Buat Apa?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here