Hukum Menuliskan Kalimat Tauhid di Kain Kafan

0
872

BincangSyariah.com – Kain yang dijadikan pembungkus jenazah disebut kain kafan. Kain ini biasanya berwarna putih dan jarang dijumpai kain kafan berwarna selain putih meskipun hukumnya boleh. Di sebagian daerah, dijumpai kain kafan berwarna putih yang bertuliskan kalimat tauhid dijadikan bungkus jenazah. Bagaimana hukum menuliskan kalimat tauhid di kain kafan tersebut dalam Islam?

Menuliskan kalimat tauhid, ayat Alquran, atau nama-nama Allah dan kalimat-kalimat mulia lainnya pada kain kafan yang hendak dijadikan bungkus jenazah hukumnya haram. Ulama mengharamkan menulis kalimat tauhid pada kain kafan karena nantinya dikhawatirkan bercampur dengan najis jenazah dan dinilai tidak menghormati kemulian kalimat tauhid tersebut.

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Aljamal dalam kitab Hasyiyatul Jamal berikut;

وَلا يَجُوزُ لَهُ أَنْ يَكْتُبَ عَلَيْهَا شَيْئًا مِنْ الْقُرْآنِ أَوْ الأَسْمَاءِ الْمُعَظَّمَةِ صِيَانَةً لَهَا عَنْ الصَّدِيدِ

“Tidak boleh kain kafan ditulisi sebagian ayat Alquran atau nama-nama yang dimuliakan untuk menjaga kemulian kalimat tersebut dari nanah (jenazah).”

Dalam kitab Fathul Mu’in, Syaikh Zainuddin Almalibari dengan tegas mengatakan haram. Beliau berkata;

ويحرم كتابة شئ من القرآن واسماء الله تعالى على الكفن

“Haram menulis sebagian ayat Alquran atau nama-nama Allah di atas kain kafan.”

Imam Ibnu Shalah, sebagaimana disebutkan Ibnu Hajar Alhaitami dalam kitab Alfatawa Alfiqhiyah Alkubro, mengatakan bahwa ayat Alquran dan nama-nama Allah wajib hukumnya dimuliakan dan dijaga kehormatannya. Dan tidak diragukan bahwa menulis ayat Alquran atau nama-nama Allah tersebut pada kain kafan merupakan bentuk nyata pelecehan dan penghinaan. Tulisan tersebut nantinya akan bercampur dengan sebagian darah dan nanah jenazah ketika dikuburkan. Karena itu, tidak boleh menuliskan kalimat apapun yang diagungkan pada kain kafan.

Baca Juga :  Hakikat Waktu

Pada dasarnya, keharaman menulis kalimat tauhid dan lainnya tidak hanya pada kain kafan, namun juga pada semua benda yang dikhawatirkan kalimat tersebut akan diremehkan, diinjak, disobek-sobek, sering diletakkan atau jatuh ke tanah, atau di buang ke tempat sampah. Bahkan sebagian ulama sampai menghukumi murtad terhadap orang yang membuang benda yang bertuliskan kalimat tauhid ke tempat sampah jika ada unsur kesengajaan dan tidak menghormati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here