Hukum Menonton Video Porno

1
648

BincangSyariah.Com – Film porno merupakan film yang mengandung asusila dan unsur seksual. Film tersebut merupakan film yang tidak diperkenankan untuk ditonton, apalagi ditonton anak yang masih di bawah umur. Pasalnya, menonton video tersebut dapat memicu nafsu syahwat, yang berdampak maksiat.

Lalu bagaimana menurut pandangan fikih tentang menonton film porno bagi mereka yang telah menikah dengan alasan agar menambah gairah nafsu syahwatnya, lantas bagaimana para ulama menanggapinya?

Dalam kasus tersebut, ada dua pendapat yang dapat kita jadikan sebuah acuan.  Ada sebagian ulama yang memberikan fatwa bahwa menonton film porno diperbolehkan. Pendapat yang mendekati pendapat yang pertama ini di antaranya terdapat dalam I’anatut Thalibin:

(لا في نحو مرأة ) اي لا يحرم نظره لها في نحو مرأة كماء وذالك لانه لم يرها فيها وانما رأى مثالها

“(Tidak pada semisal cermin), yakni tidak diharaman bagi laki-laki melihat perempun dalam cermin seperti air, demikian karena mereka tidak melihat (hakikat) perempuan tersebut dalam cermin, (yang mereka lihat) ialah hanya perumpamaan (gambar) saja” (I’anatut Thalibin: 3).

Dalil tersebut menyatakan bahwa melihat wanita tidak secara langsung tidak diharamkan, karena yang dilihat bukan bentuk nyatanya, melainkan hanya gambar semata. Hal ini pun terjadi saat melihat film atau video.

Namun dalam kitab at-Tuhfah karangan Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami menambahkan

ومحل ذالك كما هو ظاهر حيث لم يخش فتنة ولا شهوة

“Dan konteks masalah tersebut, sebagaimana telah jelas, sekiranya tidak menimbulkan fitnah dan syahwat.”

Dalam kitab tersebut, Ibnu Hajar memberikan batas diperbolehkannya itu jika tidak timbul fitnah dan syahwat, karena memang kriteria yang diharamkan hanya fitnah dan syahwat saja. Kira-kira bisa tidak ya?

Baca Juga :  Mungkinkah Hukuman Zina Diterapkan di Indonesia?

Dalam kitab al-Bujairimi disebutkan bahwa melihat segala sesuatu, selain istri dengan syahwat hukumnya haram, bahkan ada seorang ulama menyatakan keharaman tersebut mencakup pada benda-benda yang mati seperti boneka dan lain sebagainya.

اما نظر بشهوة فحرام قطعا لكل منظور اليه من محرم وغيره غير زوجته وامته. وقال علي الشبر مليزي عمومه يشمل الجمادات فيحرم النظر اليها بشهوة

“Adapun melihat sesuatu dengan syahwat seperti mahram dan lain sebagainya kecuali istri dan budaknya pasti adalah haram, Imam Ali asy-Syibramalisi menyatakan bahwa keumuman keharaman mencakup pada benda-benda yang mati”.

Karena itu, menurut pendapat yang kedua ini, menonton film porno hukumnya haram secara pasti, karena melihat benda mati dengan syahwat saja diharamkan, apalagi melihat film porno.

Jadi kesimpulannya, jika melihat film porno tanpa syahwat dan tidak dikhawatirkan fitnah maka diperbolehkan, akan tetapi jika memicu adanya fitnah dan menimbulkan syahwat maka hukumnya haram. Wallahu a’lam bish shawab.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.