Hukum Menjual Rambut Manusia yang Sudah Dipotong

0
372

BincangSyariah.Com –Saat ini kita bisa dengan mudah mendapatkan informasi melalui media sosial dan internet. Di sebagian media sosial pernah diberitkan bahwa ada beberapa pemilik salon yang menjual rambut yang sudah dipotong dari pelanggannya. Melalui kejadian ini, sebagian netizen bertanya, ‘Bagaimana hukum menjual manusia yang sudah dipotong, apakah boleh?’

Di dalam Islam, menjual anggota tubuh tertentu, seperti menjual tangan, ginjal, termasuk rambut dan kuku, hukumnya tidak diperbolehkan. Jika ada anggota tubuh yang sudah dipotong, seperti rambut dan kuku, maka tidak boleh dijual oleh siapa pun, baik oleh pemiliknya sendiri atau orang lain. Hal ini karena manusia dan seluruh anggota tubuhnya sangat dimuliakan sehingga tidak boleh diperjualbelikan.

Hal ini sebagaimana telah dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu berikut;

ما لا يجوز بيعه متصلاً لا يجوز بيعه منفصلاً، كشعر الآدمي

“Sesuatu yang tidak boleh dijual dalam keadaan tersambung, maka tidak boleh dijual dalam keadaan sudah terpisah, seperti rambut manusia.”

Juga disebutkan dalam kitab Bahr al-Ra-iq berikut;

وشعر الإنسان والإنتفاع به أى لم يجز بيعه والإنتفاع به لأن الأدمي مكرم غير مبتذل فلا يجوز أن يكون شيئ من أجزائه مهانا مبتذلا

“Rambut manusia  dan memanfaatkannya, maksudnya tidak boleh menjual dan memanfaatkannya, karena manusia itu dimuliakan dan tidak boleh dihinakan, sehingga tidak boleh sedikitpun dari bagian tubuhnya direndahkan dan dihinakan.”

Dalam kitab al-Mausu’ah al-Fiqhiyah al-Kuwaitiyah juga disebutkan sebagai berikut;

و اتفق الفقهاء على عدم جواز الانتفاع بشعر الادمى بيعا و استعمالا لان الادمى مكرم

“Para ulama fiqih sepakat bahwa tidak boleh memanfaatkan rambut  manusia, baik untuk diperjualbelikan atau digunakan, karena manusia dimuliakan.”

Oleh karena itu, jika rambut dan kuku sudah dipotong, maka di dalam Islam dianjurkan untuk segera ditanam di tanah agar tidak ada orang lain yang memanfaatkan, seperti menjualnya atau menggunakanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here