Hukum Menjual Barang-barang Masjid yang Sudah Tidak Terpakai

2
4086

BincangSyariah.Com – Pada umumnya, semua barang-barang masjid merupakan barang waqaf dari masyarakat. Dan setelah barang-barang masjid tersebut telah lama digunakan, biasanya rusak dan harus diganti dengan barang baru. Bagaimana hukum menjual barang-barang masjid yang sudah tidak terpakai karena rusak, apakah boleh?

Terdapat perbedaan di kalangan para ulama terkait menjual barang-barang masjid yang sudah tidak terpakai karena rusak. Namun menurut Imam Nawawi, menjual barang-barang masjid yang sudah tidak terpakai hukumnya boleh. Daripada barang-barang masjid tersebut terbuang sia-sia, lebih baik dijual dan hasilnya dibelikan barang yang sama, atau dimanfaatkan untuk kemaslahatan masjid.

Hal ini sebagaimana telah disebutkan dalam kitab al-Mausu’al al-Fiqhiyah berikut;

قال النووي : وَالْأَصَحُّ جَوَازُ بَيْعِ حُصْرِ الْمَسْجِدِ إذَا بَلِيَتْ وَجُذُوعِهِ إذَا انْكَسَرَتْ وَلَمْ تَصْلُحْ إلَّا لِلْإِحْرَاقِ

“Menurut pendapat yang paling shahih, diperbolehkan menjual karpet-karpet masjid jika bendanya telah rusak, robek atau hampir robek dan tidak layak kecuali untuk dibakar.”

Dalam kitab al-Majmu, Imam Nawawi menyebutkan alasan kebolehan menjual barang-barang masjid yang sudah tidak terpakai. Beliau berkata;

لِئَلَّا تَضِيعَ وادراك اليَسِيرٍ مِنْ ثَمَنِهَا يَعُودُ عَلَى الْوَقْفِ أَوْلَى مِنْ ضَيَاعِهَا وَاسْتُثْنِيَتْ مِنْ بَيْعِ الْوَقْفِ ؛ لصيرورتها كَالْمَعْدُومَةِ وَيُصْرَفُ ثَمَنُهَا لِمَصَالِحِ الْمَسْجِدِ ان لم يمكن شراء حصير اوجذع

“Supaya barang-barang tersebut tidak sia-sia. Mendapatkan sedikit dari keuntungan barang-barang masjid dan dikembalikan untuk waqaf lagi itu lebih utama daripada menyia-nyiakannya. Dan hal ini dikecualikan dari (larangan) penjualan benda waqaf, karena dihukumi seolah tidak ada, dan keuntungannya dialokasikan untuk kepentingan masjid jika tidak memungkinkan untuk membeli karpet lagi.”

Dengan demikian, barang-barang masjid yang sudah tidak terpakai sebaiknya jangan dibuang atau dibakar, namun dijual meskipun dengan harga murah. Keuntungan dari penjualan tersebut jika memungkinkan dibelikan barang yang sama. Jika tidak memungkinkan, maka dimanfaatkan untuk kemaslahatan masjid.

Baca Juga :  Hukum Menjual Keperluan Natal dalam Islam

2 KOMENTAR

  1. Assalamualaikum pak ustad mau nanya kalau di tawari AC musholah hukumnya boleh nggak pas ustad karna musholah sedang di renovasi dan AC di jual buat keperluan yg lainnya apakan saya boleh membelinya pak ustad terimakasih.

  2. Pak uztad mau tanya bagaimana hukumnya membeli bambu/triplek atau bekas bongkaran masjid yang sudah tidak digunakan lagi,dan kemungkinan dalam waktu dekat barang trsbt akan hancur bila tidak segera digunakan lagi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here