Hukum Menjenguk Teman Non-Muslim yang Sedang Sakit

0
2993

BincangSyariah.Com – Dalam Islam, menjenguk orang sakit, baik saudara sendiri, teman, dan tetangga, termasuk akhlak yang sangat terpuji dan perbuatan yang sangat dianjurkan. Anjuran ini bertujuan agar kita bisa mendoakan sekaligus memberi kebahagiaan pada orang yang sedang sakit tersebut. Namun bagaimana jika orang yang sakit adalah teman kita yang non Muslim, apakah kita juga dianjurkan untuk menjenguknya?

Menjenguk non Muslim yang sedang sakit hukumnya diperbolehkan, baik dia berstatus sebagai teman kita, tetangga, terlebih lagi jika masih ada hubungan keluarga. Dalam Islam tidak ada larangan untuk menjenguk non Muslim yang sedang sakit. Bahkan Nabi Saw sendiri memiliki pembantu non Muslim yang setiap hari berinteraksi dengan beliau untuk melayani kebutuhannya. Saat pembantu tersebut sakit, beliau menjenguknya dan duduk di sebelahnya untuk menemaninya.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Bukhari yang bersumber dari Anas bin Malik, dia berkisah;

أَنَّ غُلَامًا مِنَ اليَهُودِ كَانَ يَخدُمُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ فَمَرِضَ ، فَأَتَاهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ يَعُودُهُ ، فَقَعَدَ عِندَ رَأسِهِ ، فَقَالَ : أَسلِم . فَنَظَرَ إِلَى أَبِيهِ وَهُوَ عِندَ رَأسِهِ ، فَقَالَ لَه : أَطِع أَبَا القَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ . فَأَسلَمَ ، فَخَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَقُولُ : الحَمدُ لِلَّهِ الذِي أَنقَذَهُ مِنَ النَّارِ

“Sesungguhnya ada pemuda Yahudi yang melayani Nabi Saw. Suatu hari dia sakit dan Nabi Saw datang menjenguknya, dan beliau duduk di sebelah kepalanya. Nabi Saw berkata, ‘Hendaklah kamu masuk Islam.’ Pemuda tersebut melihat pada bapaknya yang duduk di sebelah kepalanya. Kemudian bapaknya berkata pada pemuda (anaknya) tersebut, ‘Ikutilah Abul Qasim, Nabi Saw.’ Kemudian pemuda tersebut masuk Islam dan Nabi Saw setelah itu keluar seraya berkata, ‘Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya dari api neraka.’”

Baca Juga :  Sudan Hapus Pemberlakuan Syariat Islam

Disebutkan bahwa nama pembantu Nabi Saw ini adalah Abdul Quddus. Dalam sehari-hari, dia melayani Nabi Saw meskipun dia sendiri belum masuk Islam. Akhirnya, ketika dia sakit, maka Nabi Saw menjenguknya dan mendampinginya hingga dia masuk Islam dan wafat di bawah bimbingan Nabi Saw.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here