Hukum Mengumandangkan Adzan Ketika Terjadi Wabah

0
1633

BincangSyariah.Com – Di sebagian daerah di Indonesia, terdapat sebagian masyarakat yang mengumandangkan adzan ketika terjadi bencana, seperti ketika terjadi badai. Bahkan saat ini terdapat sebagian masyarakat yang sering mengumandangkan adzan karena terjadi wabah virus corona. Bagaimana hukum mengumandangkan adzan ketika terjadi wabah, seperti virus corona? (Baca: Benarkah Merasa Cemas Pandemi Covid-19 Berarti Tidak Tawakal?)

Dalam Islam, pada dasarnya adzan disyariatkan untuk memberi tahu masuknya waktu shalat wajib. Meski demikian, menurut ulama Syafiiyah, terdapat kondisi-kondisi tertentu yang dianjurkan untuk mengumandangkan adzan di luar waktu shalat. Di antaranya adalah ketika bayi baru dilahirkan, ketika terjadi kebakaran, dan juga ketika terjadi sesuatu yang menakutkan seperti terjadi bencana atau wabah.

Mengumandangkan adzan ketika terjadi bencana dan wabah hukumnya adalah sunnah. Selain dianjurkan memperbanyak membaca dzikir dan istighfar, kita juga dianjurkan untuk sering mengumandangkan adzan di luar waktu shalat ketika terjadi bencana dan wabah. Ini dilakukan dengan harapan agar kita mendapatkan berkah sehingga bencana dan wabah tersebut segera hilang.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah berikut;

شُرِعَ الْأَذَانُ أَصْلًا لِلْإِعْلَامِ بِالصَّلَاةِ إِلَّا أَنَّهُ قَدْ يُسَنُّ الْأَذَانُ لِغَيْرِ الصَّلَاةِ تَبَرُّكًا وَاسْتِئْنَاسًا أَوْ إِزَالَةً لِهَمٍّ طَارِئٍ

Pada mulanya adzan disyariatkan untuk memberi tahu masuknya waktu shalat. Akan tetapi terkadang juga disunahkan di luar waktu shalat dengan tujuan mengharap keberkahan, mengharap ketenangan hati atau menghilangkan rasa sedih yang sedang menimpa.

Juga disebutkan dalam kitab Ruhul Bayan berikut;

ومن فضائل الأذان أنه لو أذن خلف المسافر فإنه يكون في أمان إلى أن يرجع. وإن أذن في أذن الصبي وأقيم في أذنه الأخرى إذا ولد فإنه أمان من أم الصبيان وإذا وقع هذا المرض أيضاً وكذا إذا وقع حريق أو هجم سيل أو برد أو خاف من شيء

Baca Juga :  Gus Nadir: Istilah Khilafah Tidak Ada Dalam Al-Qur'an

Di antara keutamaan adzan yaitu jika dikumandangkan di belakang orang yang hendak bepergian, maka dia akan selamat hingga kembali pulang. Jika dikumandangkan adzan dan iqamah di telinga bayi saat dilahirkan, maka dia akan aman dari gangguan setan pengganggu bayi. Begitu juga saat terdapat orang sakit, kebakaran, lonsor, kedinginan atau takut akan sesuatu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here