Hukum Mengelap Jenazah Setelah Dimandikan

0
1246

BincangSyariah.Com – Sebelum dikafani dan dishalati, jenazah wajib terlebih dahulu dimandikan. Setelah jenazah dimandikan, kadang ia dikeringkan dengan cara dielap dengan kain, handuk dan lainnya. Sebenarnya, bagaimana hukum mengelap jenazah setelah dimandikan dalam Islam? (Kriteria Khusus yang Harus Dimiliki Orang yang Memandikan Jenazah)

Mengeringkan bagian tubuh jenazah setelah dimandikan hukumnya diperbolehkan. Tidak ada larangan dalam Islam untuk mengeringkan tubuh jenazah setelah dimandikan dengan cara dielap menggunakan handuk, kain dan lainnya. Bahkan mengelap tubuh jenazah termasuk perkara yang dianjurkan agar tubuh jenazah tidak basah sehingga tidak cepat rusak.

Menurut ulama Syafiiyah, ada dua perkara yang dianjurkan setelah jenazah baru selesai dimandikan. Pertama, ruas-ruas dan pergelangan tubuh jenazah dilemaskan. Kedua, tubuh jenazah dikeringkan dengan cara dielap menggunakan kain, handuk atau lainnya. Ini bertujuan agar tubuh jenazah tidak basah ketika dikafani sehingga menyebabkan tubuhnya tidak cepat rusak.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Mughnil Muhtaj ila Ma’rifati Ma’ani Alfadzil Minhaj berikut;

ثم بعد تكميل الغسل يلين الميت مفاصله، ثم ينشف تنشيفا بليغا لئلا تبتل أكفانه فيسرع إليه الفساد ولا يأتي في التنشيف هنا الخلاف في تنشيف الحي

Kemudian setelah sempurna dimandikan, ruas-ruas dan pergelangan mayit dilemaskan, kemudian dikeringkan supaya tidak basah kain kafannya sehingga tidak cepat rusak. Di sini dalam mengeringkan tidak ada bedanya dengan cara mengeringkan orang hidup.

Imam Nawawi juga menyebutkan dalam kitab Al-Majmu’ bahwa jenazah dianjurkan untuk dikeringkan dengan kain agar tidak basah ketika dikafani. Beliau berkata sebagai berikut;

و إذا فرغ من غسله أعيد تلين أعضائه و ينشف بثوب ; لأنه إذا كفن وهو رطب ابتل الكفن و فسد.

Jika jenazah sudah selesai dimandikan, maka anggota tubuhnya dilemaskan kemudian dikeringkan dengan kain. Hal ini karena jika jenazah dikafani dalam keadaan basah, maka kain kafan bisa basah sehingga menyebabkan tubuh jenazah cepat rusak.

Baca Juga :  Living Qur'an dalam Untaian Doa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here