Hukum Mengambil Rumput di atas Kuburan

4
3467

BincangSyariah.Com – Banyak kuburan yang ditumbuhi rumput dan tanaman lainnya. Oleh sebagian warga, kadang rumput yang tumbuh di atas kuburan dicabut atau diambil dengan menggunakan arit untuk kemudian dijadikan pakan sapi dan hewan ternak. Sebenarnya, bagaimana hukum mengambil rumput yang tumbuh di atas kuburan?

Pada dasarnya, kita dianjurkan untuk meletakkan dedaunan atau lainnya di atas kuburan. Selama dedaunan tersebut belum kering, ia akan mendoakan mayit yang berada di dalam kuburan tersebut. Karena itu, selama dedaunan tersebut belum kering, maka kita diharamkan untuk mengambilnya karena akan menghilangkan hak mayit berupa doa dari dedaunan tersebut.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Fathul Mu’in berikut;

يسن وضع جريدة خضراء على القبر للاتباع ولأنه يخفف عنه ببركة تسبيحها وقيس بها ما اعتيد من طرح نحو الريحان الرطب ويحرم أخذ شيء منهما ما لم ييبسا لما في أخذ الأولى من تفويت حظ الميت المأثور عنه صلى الله عليه وسلم, وفي الثانية من تفويت حق الميت بارتياح الملائكة النازلين

Disunahkan menaruh pelepah kurma yang masih segar di atas kuburan dalam rangka mengikuti apa yang dilakukan Nabi saw, karena hal itu mayat akan diringankan dari siksa atas berkat tasbih pelepah kurma tersebut, begitu pula tanaman sejenis kemangi. Dan haram mengambilnya selagi belum kering, karena termasuk menghalangi mayit mengambil manfaat dan haknya, berupa diringankan siksanya dan dikunjungi malaikat.

Begitu juga kita diharamkan mengambil atau mencabut rumbut yang tumbuh di atas kuburan. Selama rumput tersebut masih segar, maka kita tidak boleh mengambilnya. Kita baru diperbolehkan mengambilnya ketika rumput tersebut sudah kering.Rumput yang tumbuh di atas kuburan sama seperti dedaunan yang diletakkan di atas kuburan, yaitu sama-sama mendoakan mayit dan meringankan siksanya.

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Al-Khadimi dalam kitab Al-Bariqah Al-Mahmudiyah berikut;

Baca Juga :  Kisah Ahli Ibadah Berdoa Kepada Allah Agar Bisa Shalat dalam Kuburan

ويكره قطع الحطب والحشيش من المقبرة فإن كان يابسا فلا بأس به لأنه ما دام رطبا يسبح فيؤنس الميت

Makruh hukumnya memotong kayu dan rumput kuburan kecuali sudah kering, karena tumbuhan membaca tasbih selagi masih basah yang mana hal ini membuat mayat senang.

Dengan demikian, mengambil rumput di atas kuburan untuk dijadikan pakan hewan ternak tidak diperbolehkan selama rumput tersebut masih segar dan basah. Namun jika sudah kering dengan cara dibiarkan terlebih dahulu selama beberapa hari setelah dicabut, maka tidak masalah mengambilnya.

4 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Di area kuburan umum, biasanya banyak pohon yang tumbuh dan kebanyakan terbengkalai. Oleh sebagian masyarakat, pohon tersebut digunakan untuk keperluan, dan ada juga yang digunakan untuk pembangunan masjid. Bagaimana hukum menggunakan pohon yang ditumbuh di area kuburan untuk keperluan pembangunan masjid, apakah boleh? (Hukum Mengambil Rumput di Atas Kuburan) […]

  2. Kalau seandai nya tujuan membersih kan kuburan dari rumput bagaimana?
    Apa boleh menaruh pelepah dan daun sebagai ganti rumput yg di ambil di bersihkan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here