Hukum Mengajarkan Azan Kepada Non-Muslim

0
372

BincangSyariah.Com – Salah satu syarat sah mengumandangkan azan sebagai tanda masuknya waktu salat adalah harus beragama Islam. Azan yang dikumandangkan oleh non-muslim hukumnya tidak sah karena non-muslim tidak termasuk orang ahli ibadah. Dalam kitab Almausu’ah Alfiqhiyah Alkuwaitiyah disebutkan;

إسلام المؤذن شرط لصحته ، فلا يصح أذان الكافر ؛ لأنه ليس من أهل العبادة

“Islamnya orang yang azan adalah syarat sahnya azan. Maka tidak sah azannya non-muslim karena bukan termasuk ahli ibadah.”

Namun demikian, bolehkah mengajarkan azan kepada non-muslim?

Meskipun non-muslim dinilai tidak sah mengumandangkan azan, tapi mengajari azan kepadanya diperbolehkan. Kebolehan ini disamakan dengan kebolehan mengajari Alquran kepada non-muslim. Sebagaimana diperbolehkan mengajari Alquran kepada non-muslim, maka mengajari azan pun juga diperbolehkan, terutama kepada non-muslim yang diharapkan masuk Islam. Dalam Hasyiyah Qolyubi disebutkan;

ويجوز تعليمه لكافر غير معاند ورجي إسلامه سواء الذكر أو الأنثى

“Boleh mengajarkan Alquran kepada non-muslim yang tidak menentang dan diharapkan keislamannya, baik laki-laki maupun perempuan.”

Selain itu, dalam sejarah disebutkan bahwa Abu Mahzurah dan Abu Samiah terbiasa mengumandangkan azan sebelum mereka masuk Islam karena meniru azan yang dikumandangkan kaum Muslim. Ini menunjukkan kebolehan non-muslim belajar azan dari kaum muslim. Hal ini sebagaimana dikutip dalam kitab Albayan fi Mazhabil Imam Assyafii berikut;

وقد كان أبو محذورة، وأبو سامعة مؤذنين قبل إسلامهما، على سبيل الحكاية

“Abu Mahzurah dan Abu Samiah sudah terbiasa mengumandangkan azan sebelum masuk Islam karena meniru.”

Lantas, apakah non-muslim yang belajar azan langsung masuk Islam ketika dia sudah bisa mengumandangkan azan?
Dalam masalah ini terjadi perbedaan di antara ulama. Jika dia mengumandangkan azan dengan pilihan sendiri, maka menurut pendapat yang sahih, dia dianggap sudah masuk Islam dan dihukumi sebagai Muslim karena sudah melafalkan dua syahadat yang terdapat dalam kalimat azan. Namun jika hanya niat belajar dan untuk menirukan, maka dia tidak dianggap masuk Islam dan tidak dihukumi sebagai Muslim.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here