Hukum Mendengarkan Orang yang Sedang Ghibah

0
27

BincangSyariah.Com – Ghibah adalah membicarakan keburukan orang lain. Dalam Islam, ghibah termasuk perbuatan yang sangat dilarang. Kita sangat dilarang membicarakan keburukan orang lain, baik karena sifatnya, perbuatannya, fisiknya atau pekerjaannya.

Ghibah atau membicarakan keburukan orang lain termasuk dosa besar dalam Islam. Bahkan Allah menyamakan orang yang membicarakan keburukan orang lain seperti makan bangkai orang yang sedang digunjingi tersebut. Allah berfirman dalam surah Al-Hujarat ayat 12 berikut;

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ  اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ

Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.

Begitu juga kita dilarang sengaja mendengarkan ghibah dari seseorang mengenai keburukan orang lain. Sengaja mendengarkan pembicaraan orang yang sedang ghibah hukumnya sama dengan orang yang sedang ghibah, yaitu sama-sama berdosa dan dinilai sama-sama melakukan ghibah.

Hal ini sebagaimana tercantum dalam kitab Is’adur Rafiq berikut;

ومن ذلك ما تقدم مما هو كالغيبة والنميمة وسائر الأقوال المحرمة إذ المستمع شريك القائل وهو أحد المغتابين

Oleh karena itu seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa yang demikian itu (mendengarkan) hukumnya sama dengan ghibah, namimah (mengadu domba) dan perkataan perkataan lain yang diharamkan, karena orang yang mendengarkan adalah statusnya sama dengan orang yang berbicara. Orang yang mendengarkan sama-sama dinilai sebagai orang yang melakukan ghibah.

Oleh karena itu, jika ada teman yang sedang menggunjing orang lain, misalnya, dan kita sengaja mendengarkan serta tidak berusaha untuk menghindar, maka kita juga ikut berdosa. Karena itu, jika ada teman sedang menggunjing orang lain di hadapan kita, maka kita sebisa mungkin untuk mengingatkan agar segera berhenti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here