Hukum Menceritakan Mimpi pada Orang Lain

0
12

BincangSyariah.Com – Saat kita tidur, adakalanya kita bermimpi indah dan baik, dan adakalanya juga mengalami mimpi buruk. Jika kita bermimpi indah, maka kita harus bersyukur kepada Allah. Sebaliknya jika mengalami mimpi buruk, kita wajib minta perlindungan kepada Allah dari gangguan setan dengan berdoa kepada-Nya. Sebaiknya tidak perlu menceritakan mimpi buruk.

Selain itu, jika kita bermimpi indah dan baik, maka kita boleh menceritakan mimpi tersebut kepada orang lain, terutama kepada orang yang kita cintai, baik dan amanah. Adapun orang yang tidak baik dan amanah, maka kita tidak boleh menceritakan mimpi kepadanya.

Namun jika kita bermimpi buruk, maka kita tidak boleh menceritakan mimpi tersebut kepada siapapun, bahkan kepada orang yang kita cintai, baik dan amanah sekalipun. Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Al-Bukhari berikut;

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ رُؤْيَا يُحِبُّهَا فَإِنَّمَا هِيَ مِنْ اللَّهِ، فَلْيَحْمَدْ اللَّهَ عَلَيْهَا وَلْيُحَدِّثْ بِهَا. وَإِذَا رَأَى غَيْرَ ذَلِكَ مِمَّا يَكْرَهُ فَإِنَّمَا هِيَ مِنْ الشَّيْطَانِ، فَلْيَسْتَعِذْ مِنْ شَرِّهَا وَلاَ يَذْكُرْهَا لأَحَدٍ فَإِنَّهَا لاَ تَضُرُّهُ

Dari Abu Sa’id Al-Khudri, dia pernah mendengar Nabi Saw bersabda: Jika salah seorang di antara kalian bermimpi yang ia sukai, maka sesunguhnya itu berasal dari Allah, hendaklah ia memuji Allah karenanya dan menceritakannya (kepada orang lain).
Adapun jika ia bermimpi selainnya yang tidak disukai, maka sesungguhnya itu berasal dari setan, hendaklah ia meminta perlindungan dari keburukannya, dan jangan menceritakannya kepada siapapun, maka tidak akan membahayakan dirinya.

Juga berdasarkan hadis riwayat Imam Muslim, bahwa Nabi Saw bersabda;

الرؤيا الصالحة من الله، فإذا رأى أحدكم ما يحب فلا يحدث به إلا من يحب، وإن رأى ما يكره فليتفل عن يساره ثلاثًا، وليتعوذ بالله من الشيطان، ولا يحدث بها أحدًا فإنها لن تضره

Mimpi yang baik itu datangnya berasal dari Allah. Karena itu, jika di antara kalian bermimpi yang ia sukai, maka hendaknya ia tidak menceritakannya kecuali kepada orang yang ia cintai. Dan jika kalian bermimpi yang ia tidak sukai, maka hendaknya ia meludah ke sebelah kiri sebanyak tiga kali, dan berlindung kepada Allah dari setan, dan hendaknya ia tidak menceritakan mimpi tersebut kepada siapapun karena mimpi itu tidak akan membahayakan dirinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here