Hukum Mempelajari Ilmu Sihir dalam Islam

1
659

BincangSyariah.Com – Berdasarkan ayat-ayat Al-Quran dan beberapa riwayat hadis Nabi Saw, para ulama mengakui eksistensi dan keberadaan ilmu sihir. Umumnya, seseorang mempelajari ilmu sihir digunakan untuk keburukan dan mencelakai orang lain, namun ada juga yang mempelajarinya untuk digunakan pada kebaikan dan membantu orang lain. Sebenarnya, bagaimana hukum mempelajari ilmu sihir?

Menurut para ulama, hukum mempelajari ilmu sihir tergantung niat dan tujuannya. Jika niat dan tujuan mempelajari ilmu sihir untuk mencelekai dan membahayakan orang lain, maka hukumnya haram. Namun jika mempelajarinya untuk sekedar ingin tahu, atau bertujuan untuk mencegah terkena sihir, atau untuk mengobati orang yang terkena sihir, maka hukumnya boleh. (Baca: Pandangan Ibn Khaldun tentang Cara Kerja Ilmu Sihir)

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Al-Fiqh ‘ala Madzahibil Arba’ah berikut;

أما من تعلمه لفك المسحور ومنع الأذى عنه أو تعلمه للعلم فقط ولم يعمل به فهو جائز وقد سئل الإمام أحمد عمن يطلق السحر عن المسحور فقال : لا بأس به وهذا هو المعتمد فحكم السحر تابع للقصد فمن فصد به الخير جاز له وإلا حرم عليه

Adapun orang yang mempelajari sihir untuk membebaskan orang yang terkena sihir dan mencegah penyakit darinya, atau mempelajari karena ingin tahu saja tanpa ada niat mengamalkan, maka hal itu boleh. Imam Ahmad pernah ditanya mengenai orang yang melepaskan sihir dari orang yang terkena sihir. Beliau menjawab bahwa hal itu tidak masalah. Ini merupakan pendapat yang kuat. Maka hukum mempelajari sihir mengikuti tujuannya. Orang yang memiliki tujuan baik, maka ia boleh mempelajarinya. Jika tidak, maka mempelajarinya haram.

Dalam kitab Hushunul Hamidiyah disebutkan bahwa menurut para ulama, mempelajari dan mengetahui ilmu sihir bukan termasuk perbuatan buruk dan terlarang. Yang buruk dan terlarang adalah menggunakan ilmu sihir untuk keburukan. Ini sebagaimana disebutkan sebagai berikut;

Baca Juga :  Bolehkah Korban Bencana Alam Menerima Zakat?

واتفقوا المحققون على أن العلم بالسحر غير قبيح ولا محظور يعنى إنما المحظور العمل به

Ulama sepakat bahwa mengetahui ilmu sihir tidak buruk dan tidak terlarang. Yang terlarang adalah menggunakannnya.

Berdasarkan keterangan di atas, maka dapat diketahui bahwa mempelajari dan mengetahui ilmu sihir hukumnya boleh jika untuk tujuan baik. Sebaliknya, jika untuk tujuan buruk, maka hukumnya haram.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here