Hukum Memelihara Kura-Kura

0
105

BincangSyariah.Com – Di antara hewan yang banyak dipelihara oleh sebagian orang adalah kura-kura. Ada banyak faktor hewan ini banyak dipelihara, di antaranya adalah karena bisa hidup di dua alam, yaitu air dan darat, sehingga tidak mudah mati. Lalu bagaimana hukum memelihara kura-kura dalam Islam, apakah boleh?

Dalam Islam, memelihara hewan tertentu, seperti burung, kura-kura, ikan, kucing dan lainnya, hukumnya boleh. Selama hewan tersebut diperlakukan dengan baik dan dikasih makan dan minum, maka memeliharanya tidak masalah, meskipun ditempatkan di dalam sangkar, aquarium, bangunan dan tempat dan lainnya.

Memelihara hewan, baik karena hewan tersebut lucu dan menggemaskan, untuk dijadikan hiasan, atau tujuan lainnya, hukumnya diperbolehkan. Oleh karena itu, Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Hasyiatal Qalyubi wa Umairah berikut;

لَهُ حَبْسُ حَيَوَانٍ وَلَوْ لِسَمَاعِ صَوْتِهِ، أَوْ التَّفَرُّجِ عَلَيْهِ، أَوْ نَحْوَ كَلْبٍ لِلْحَاجَةِ إلَيْهِ مَعَ إطْعَامِهِ

Boleh bagi seseorang menahan (memelihara) hewan walau untuk sekedar mendengar suaranya atau melihatnya, atau menahan anjing untuk kebutuhan, dengan syarat hewan-hewan itu diberi makan.

Di antara dalil yang dijadikan dasar kebolehan memelihara hewan, termasuk kura-kura, kucing dan hewan lainnya, adalah hadis riwayat Imam Bukhari, dari Anas bin Malik, dia berkisah;

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْسَنَ النَّاسِ خُلُقًا، وَكَانَ لِي أَخٌ يُقَالُ لَهُ أَبُو عُمَيْرٍ – قَالَ: أَحْسِبُهُ – فَطِيمًا، وَكَانَ إِذَا جَاءَ قَالَ: يَا أَبَا عُمَيْرٍ، مَا فَعَلَ النُّغَيْرُ نُغَرٌ كَانَ يَلْعَبُ بِهِ

Nabi Saw adalah sosok yang paling mulia akhlaknya, aku memiliki saudara yang bernama Abu ‘Umair -Perawi mengatakan; aku mengira Anas juga berkata; ‘Kala itu ia habis disapih-.Dan apabila beliau datang, maka beliau akan bertanya: ‘Hai Abu Umar, bagaimana kabar si nughair (burung pipitnya). Abu Umair memang senang bermain dengannya.

Meski memelihara kura-kura boleh, namun ia tidak boleh dimakan. Ulama Syafiiyah berpendapat bahwa kura-kura dihukumi haram untuk dimakan karena bisa hidup di laut dan darat. Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab al-Fiqh ‘ala Madzahib al-Arba’ah;

و يحرم اكل السلحفاة برية كان او بحرية و هى المعروفة بالترسة لانها تعيش فى البر و البحر

Baca Juga :  Haramkah Sayuran yang Dipupuk Pakai Kotoran Babi atau Anjing?

Haram makan kura-kura, baik kura-kura darat atau laut, yaitu yang dikenal dengan penyu, karena bisa hidup di darat dan laut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here