Hukum Membunuh Cicak pada Malam Jumat

1
8635

BincangSyariah.Com – Saat masih kecil, kita sering memburu cicak untuk dibunuh terutama pada malam Jumat. Kata sebagian ustadz, membunuh cicak dengan sekali pukul akan mendapatkan pahala yang besar apalagi dilakukan pada malam Jumat. Benarkah demikian? Haruskah cicak dibunuh pada malam Jumat?

Cicak termasuk binatang fawasik atau pengganggu yang dibolehkan untuk dibunuh. Bahkan dalam kitab Almausu’ah Alfiqhiyah, membunuh cicak dan sejenisnya termasuk disyariatkan dan disunahkan.

فمن المشروع قتله: الحية… ويستحب كذلك قتل الوزغ، ولو لم يحصل منه أذية؛ لما روى سعد بن أبي وقاص -رضي الله عنه- أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- أَمَرَ بِقَتْلِ الْوَزَغِ وَسَمَّاهُ فُوَيْسِقًا

“Termasuk yang disyariatkan untuk dibunuh adalah ular..begitu juga disunahkan membunuh cicak meskipun tidak manyakiti. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan Sa’ad bin Abi Waqqosh, beliau berkata, ‘Nabi Saw. memerintahkan untuk membunuh cicak, beliau menyebut hewan ini dengan hewan kecil pengganggu.”

Dalam sebuah hadis riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Nabi Saw. bersabda;

مَنْ قَتَلَ وَزَغًا فِى أَوَّلِ ضَرْبَةٍ كُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَفِى الثَّانِيَةِ دُونَ ذَلِكَ وَفِى الثَّالِثَةِ دُونَ ذَلِكَ

“Barangsiapa yang membunuh cicak sekali pukul, maka dituliskan baginya pahala seratus kebaikan, dan kedua kalinya, maka baginya pahala lebih sedikit dari pahala pertama, dan ketiga kalinya, maka baginya pahala lebih lebih sedikit dari yang kedua.”

Dalam kitab Syarh Shahih Muslim, Imam Nawawi berkata, ‘Dalam satu riwayat disebutkan bahwa membunuh cicak akan mendapatkan 100 kebaikan. Dalam riwayat lain disebutkan 70 kebaikan. Semakin besar kebaikan atau pahala dilihat dari niat dan keikhlasan, juga dilihat dari makin sempurna atau kurang keadaannya. Seratus kebaikan yang disebut adalah jika sempurna, tujuh puluh jika niatannya untuk selain Allah.’

Baca Juga :  Menjawab Tuduhan Penganut Ajaran Nenek Moyang

Namun demikian, anjuran membunuh cicak tidak terikat dengan waktu atau hari tertentu, seperti malam Jumat atau lainnya. Sebagaimana disebutkan Imam Nawawi, kesempurnaan dan besarnya pahala bukan karena dibunuh pada malam Jumat, tapi karena niat ikhlas karena Allah dan semakin baik cara membunuhnya.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here