Hukum Membunuh Anjing

10
14504

BincangSyariah.Com – Sudah maklum bahwa sebagian besar masyarakat Muslim menganggap anjing sebagai hewan yang najis, bahkan dikategorikan sebagai najis berat atau mughalladzah. Karena itu, mereka cenderung menjauhi hewan ini. Sebagian lagi beranggapan bahwa membunuh anjing termasuk sunah. Benarkah demikian? Bagaimana hukum membunuh anjing dalam Islam?

Para ulama sepakat bahwa jika anjing tersebut galak dan berbahaya, misalnya menggigit, maka hukumnya boleh dibunuh. Dalam kitab Syarh Shahih Muslim disebutkan;

أجْمع العُلماء على قتْل الكَلْب الكَلِب والكلْب العقور

“Ulama sepakat atas kebolehan membunuh anjing gila dan anjing galak.”

Hal ini berdasarkan hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Sayidah Aisyah, dia berkata bahwa Nabi saw. bersabda;

خَمْسٌ فَوَاسِقُ يُقْتَلْنَ فِى الْحِلِّ وَالْحَرَمِ الْحَيَّةُ وَالْغُرَابُ الأَبْقَعُ وَالْفَارَةُ وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ وَالْحُدَيَّا

“Lima (hewan) perusak yang boleh dibunuh baik di luar tanah suci dan di tanah suci, yaitu ular, gagak, tikus, anjing yang galak, dan rajawali.”

Adapun anjing yang tidak berbahaya dan tidak mengganggu, maka kebanyakan ulama Syafiiyah berpendapat tidak boleh dibunuh, baik ada pemiliknya atau liar, berwarna hitam atau lainnya. Mereka mengatakan bahwa alasan anjing boleh dibunuh apabila ia berbahaya. Jika tidak berbahaya, maka dilarang dibunuh.

Hal ini sebagaimana telah dijelaskan dalam kitab Syarh Shahih Muslim berikut;

واختلفوا في قتل ما لا ضرر فيه، فقال إمام الحرمين من أصحابنا ـ الشافعية ـ : أمر النبي ـ صلى الله عليه وسلم ـ أولاً بقتْلها كلِّها، ثم نُسخ ذلك، ونَهى عن قتْلها إلا الأسود البهيم. ثم استقرَّ الشَّرع على النَّهي عن قتل جميع الكلاب التي لا ضرر فيها سواء الأسود وغيره

“Para ulama berbeda pendapat terkait membunuh anjing yang tidak berbahaya. Imam Haramain dari kalangan ulama Syafiiyah berpendapat bahwa Nabi saw. awalnya memerintah untuk membunuh semua jenis anjing. Kemudian perintah tersebut dihapus dan Nabi saw. melarang membunuh anjing kecuali yang berwarna hitam. Pada akhirnya ketetapan syariat berlaku terkait larangan membunuh semua jenis anjing yang tidak berbahaya, baik yang berwarna hitam atau lainnya.”

Baca Juga :  Wajah Islam Wasathiyyah di Indonesia

Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa semua jenis anjing tidak boleh dibunuh kecuali anjing tersebut berbahaya. Jika berbahaya, maka dianjurkan untuk dibunuh.

10 KOMENTAR

  1. Saya juga punya masalah seperti itu, sering jilatin sandal dll. Sudah bilang sama pemiliknya supaya anjingnya di kurung atau di buang, tapi jawab pemiliknya kalau nggak suka dgn anjing pindah rumah saja. Kalau udah begitu apa boleh di racun

  2. Bagaimana klo anjing itu suka menjilat , menggigit benda milik kita seperti sandal atau lainnya.apa boleh kita meracuni nya

  3. Bagaimana pula kalau anjing tu selalu mengotorkan kawasan rumah? Anjing tersebut jantan, Dan selalu bergaduh dengan anjing lain. Kemudian badan luka2 Dan selalu baring di kawasan rumah menyebabkan kotoran darah melekat dilantai kawasan luar rumah? Bukan itu saja, anjing tersebut suka kejar orang Yang lalu depan rumah.Berdosakah sekiranya anjing itu diracuni/dibunuh?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here