Hukum Membuang Makanan dalam Islam

0
30

BincangSyariah.Com – Saat ini banyak dimana-mana kita jumpai seseorang membuang makanan dengan mudah. Bahkan terkadang ada seseorang yang mencampakkan makanan yang masih layak dimakan dengan alasan kenyang atau tidak suka. Sebenarnya, bagaimana hukum membuang makanan dalam Islam?

Membuang makanan yang masih layak dimakan hukumnya haram dalam Islam. Kita tidak boleh menyia-nyiakan makanan yang masih layak untuk dimakan. Sebaiknya, jika kita sudah kenyang atau tidak suka, maka kita hendaknya menyimpannya atau memberikannya pada orang yang membutuhkan.

Disebutkan bahwa ada dua alasan keharaman melakukan pembuangan makanan. Pertama, membuang makanan termasuk perbuatan menyepelekan nikmat Allah. Dalam Islam, menyepelekan nikmat Allah termasuk perbuatan kufur. Kedua, membuang makanan termasuk perbuatan menyia-nyiakan harta. Dalam Islam, menyia-nyiakan harta termasuk perbuatan yang dibenci oleh Allah.

Ini sebagaimana disebutkan dalam Darul Ifta’ Al-Mishriyah berikut;

السؤال : ما حكم إلقاء الطعام الزائد في القمامة، وماذا نفعل به إن كان إلقاؤه غير جائز؟

الجواب : يحرم إلقاء شيء من الطعام الصالح للأكل في القمامة؛ لأن الطعام نعمة من الله تعالى، وفي إلقائه إساءة لهذه النعمة من وجهين:

الوجه الأول: أن في ذلك احتقاراً للنعمة، وكفراً بها، والواجب على المسلم أن يكون شاكراً لله على نعمه وعطاياه.

الوجه الثاني: أن هذا التصرف فيه إتلاف للمال، وقد نهى عن ذلك النبي صلى الله عليه وسلم بقوله: (إِنَّ اللَّهَ كَرِهَ لَكُمْ ثَلاثاً: قِيلَ وَقالَ، وَإضَاعَةَ المالِ، وَكَثْرَةَ السُّؤالِ

Pertanyaan: Bagaimana hukum membuang lebihan makanan ke tempat sampah, apa yang hendaknya kita lakukan jika membuangnya tidak boleh?

Jawaban: Haram menyia-nyiakan makanan yang layak untuk dimakan ke tempat sampah. Hal ini karena makanan merupakan nikmat dari Allah, dan membuangnya merupakan perbuatan merusak terhadap nikmat ini dari dua sisi.

Pertama, membuang makanan merupakan perbuatan menyepelekan nikmat dan kufur terhadap nikmat tersebut. Seharusnya bagi seorang muslim wajib bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat-Nya dan pemberian-permberian-Nya.

Kedua, menyia-nyiakan makanan termasuk perbuatan menyia-nyiakan atau merusak harta, dan Nabi Saw telah melarang perbuatan merusak harta tersebut dengan sabdanya: Sesungguhnya Allah membeci kalian karena tiga hal; Berita palsa atau gosip, menyia-nyiakan harta, dan banyak meminta.

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here