Hukum Membelikan Rokok untuk Orang Tua, Apakah Berpahala?

0
14

BincangSyariah.Com – Tak jarang seorang anak disuruh membelikan rokok oleh orang tuanya. Jika anak tersebut membelikan rokok untuk orang tua, apakah ia mendapatkan pahala sementara rokok hukumnya adalah makruh? (Baca: Apakah Merokok Membatalkan Wudu?)

Sebelum membahas hukum membelikan rokok untuk orang tua, terlebih dahulu disebutkan mengenai hukum rokok itu sendiri. Menurut kebanyakan para ulama, hukum asal rokok, selama tidak menimbulkan mudarat dan bahaya, adalah makruh. Namun jika menimbulkan bahaya, maka hukumnya haram.

Dalam kitabnya Bughyatul Mustarsyidin,  Syaikh Abdurrahman Ibn Muhammad Ibn Husain menjelaskan sebagai berikut;

وحيث خلا عن تلك العوارض فهو مكروه، إذ الخلاف القوي في الحرمة يفيد الكراهة

Sekiranya terbebas dari unsur-unsur haram dan mubah, maka hukum rokok adalah makruh karena perbedaan pendapat yang kuat mengenai keharamannya menghasilkan hukum makruh.

Adapun mengenai hukum membelikan rokok untuk orang tua, maka hukumnya boleh, bahkan hal itu termasuk bagian perbuatan berbakti kepada orang tua yang dianjurkan dalam Islam. Meski menurut kebanyakan para ulama rokok hukumnya adalah makruh, namun membelikan rokok untuk orang tua tetap mendapatkan pahala sebagaimana halnya berbakti dalam hal-hal yang lain.

Menurut para ulama, berbakti kepada orang tua dalam hal-hal yang dimakruhkan, seperti membelikan rokok dan lainnya, baik uangnya dari orang tua atau dari diri sendiri, hukumnya adalah boleh dan dihitung sebagai perbuatan berbakti kepada orang tua yang bisa mendapatkan pahala.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Jami’ush Shaghir berikut;

وَيُطِيعُ الْوَالِدَيْنِ فِي الْمُبَاحِ وَالْمَكْرُوهِ.

Anak harus taat (berbakti) kepada orang tua dalam hal-hal yang mubah dan hal-hal yang dimakruhkan.

Menurut para ulama, taat kepada orang tua hukumnya wajib, bahkan dalam hal-hal yang syubhat sekalipun. Kewajiban taat kepada orang tua tidak bisa digugurkan dengan hal-hal yang hukumnya makruh seperti rokok, maupun hal-hal yang syubhat. Dalam kitab Syarh Shahih Muslim, Imam Nawawi berkata sebagai baerikut;

Baca Juga :  Apakah Merokok Membatalkan Wudu?

وَقَدْ أَوْجَبَ كَثِيرٌ مِنَ الْعُلَمَاءِ طَاعَتَهُمَا فِي الشُّبُهَاتِ

Kebanyakan para ulama mewajibkan taat kepada orang tua dalam hal-hal yang syubhat. Wallahu a’lam bis shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here