Hukum Memakai Sandal di Kamar Mandi

0
52

BincangSyariah.Com – Saat ini banyak kita jumpai sandal yang disediakan secara khusus untuk masuk ke dalam kamar mandi, baik di masjid, di mall, dan tempat lainnya. Tentu tujuannya adalah untuk menjaga telapak kaki dari najis. Sebenarnya, bagaimana hukum memakai sandal ketika masuk ke kamar mandi?

Di antara adab ketika kita masuk kamar mandi adalah memakai sandal. Menurut para ulama, memakai sandal ketika kita hendak masuk ke tempat yang lumrahnya kotor, seperti kamar mandi, tempat buang hajat dan lainnya, hukumnya adalah sunnah.

Ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ berikut;

قال امام الحرمين والغزالي والبغوى وآخرون يستحب أن لايدخل الخلاء مكشوف الرأس قال بعض أصحابنا فان لم يجد شيئا وضع كمه علي رأسه ويستحب أن لايدخل الخلاء حافيا ذكره جماعة منهم أبو العباس بن سريج في كتاب الاقسام وروى البيهقى باسناده حديثا مرسلا أن النبي صلى الله عليه وسلم كان إذا دخل الخلاء لبس حذاءه وغطى رأسه

Artinya:

Imam Al-Haramain, Al-Ghazali, Al-Baghawi, dan ulama lainnya berkata; Dianjurkan bagi seseorang agar tidak masuk wc dalam keadaan kepala terbuka. Sebagian ulama kami berkata; Jika tidak menemukan penutup apapun, maka lengan bajunya diletakkan di atas kepalanya.

Juga dianjurkan agar tidak masuk wc dalam keadaan tidak memakai alas kaki. Ini disebutkan oleh sekolompok ulama, di antaranya disebutkan oleh Abu Al-Abbas bin Suraij dalam kitab Al-Aqsam. Imam Al-Baihaqi meriwayatkan hadis mursal bahwa Nabi Saw jika beliau masuk wc, maka beliau memakai sandal dan menutup kepalanya.

Dalam kitab Al-Iqna’ juga terdapat keterangan sebagai berikut;

وَلَا يدْخل الْخَلَاء حافيا وَلَا مَكْشُوف الرَّأْس لِلِاتِّبَاعِ

Seseorang hendaknya tidak masuk wc dalam keadaan tanpa alas kaki dan kepala terbuka, karena mengikuti sunnah Nabi Saw.

Dalam kitab Syarh Muntahal Iradat juga disebutkan sebagai berikut;

ﻭﻳﺴﻦ ﻟﺪﺍﺧﻞ ﺧﻼﺀ ﻭﻧﺤﻮﻩ ﺍﻧﺘﻌﺎﻟﻪ ﻭﺗﻐﻄﻴﺔ ﺭﺃﺳﻪ ﻷﻧﻪ ﺻﻠﻰﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻛﺎﻥ ﺇﺫﺍ ﺩﺧﻞ ﺍﻟﻤﺮﻓﻖ ﻟﺒﺲ ﺣﺬﺍﺀﻩ ﻭﻏﻄﻰ ﺭﺃﺳﻪﺍﻟﺸﺮﻳﻒ

Disunnahkan bagi orang hendak memasuki kamar mandi (wc) agar memakai sandai dan menutup kepalanya. Hal ini karena Rasulullah Saw ketika masuk wc, beliau memaka sandal dan menutup kepalanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here