Hukum Memakai Kawat Gigi (Behel)

5
5809

BincangSyariah.Com – Pemasangan behel hingga saat ini masih digandrungi masyarakat terutama kalangan muda dan ini termasuk hal yang dilakukan oleh ahli medis. Artinya penggunaan behel tidak bisa sembarangan. Pemasangan behel biasanya dilakukan sebab gigi yang berantakan, tumbuh tidak normal hingga sulit melakukan aktivitas sehari-hari seperti berbicara atau mengunyah. Bagaimana Islam memandang penggunaan behel ini?

Dalam sebuah hadis sahih yang diriwayatkan dari Imam Muslim,

عن إبراهيم عن علقمة عن عبد الله قال لعن الله الواشمات والمستوشمات والنامصات والمتنمصات والمتفلجات للحسن المغيرات خلق الله

Dari Ibrahim bin Alqomah dari Abdillah Ra. berkata Allah melaknat wanita yang memasang tato, orang yang meminta ditato, yang menghilangkan rambut dari wajahnya, yang meminta dihilangkan rambut wajahnya dan yang mengikir giginya untuk  memperindah ciptaan Allah.

Di sini Penulis hanya akan membahas tentang hukum penggunan behel atau kwat gigi saja.

Imam Nawawi dalam kitab syarahnya, yaitu Al Minhaj Syarh Shohih Muslim menerangkan bahwa kegiatan mengikir gigi hingga kecil untuk sekadar memperindah (Al mutafallijaat lil husn) adalah perbuatan yang dilarang dan haram. Sebab perbuatan tersebut sama artinya dengan mengubah ciptaan Allah. Tidak mensyukuri ciptaan Allah. Jika ditinjau dari penggunaan behel itu sendiri, akan sama maknanya dengan al-falj (mengikir). Beliau menerangkan lagi jika mengikir gigi untuk proses pengobatan atau karena kebutuhan atau untuk merapikan gigi yang tumbuh berantakan maka diperbolehkan

Jadi jelaslah bahwa hukum menggunakan behel jika ada hajat seperti merapikan gigi dan mengembalikan fungsi gigi agar berfungsi baik maka diperbolehkan. Bahkan Buya Yahya menerangkan berdasarkan hadis ini, apabila untuk proses penyembuhan dan jika tidak merapikan gigi akan membahayakan dirinya maka wajib hukumnya. Wallahu a’lam.

Baca Juga :  Mencabut Gigi Saat Berpuasa, Bolehkah?

5 KOMENTAR

  1. Assalamualaikum warohmatullahi ta alla wabarokatuh wahai sahabat tata letak gigi saya ini sangat berantakan jadi sering mengakibatkan sakit gigi bagaimana pendapat atau hukum nya kalo saya menggunanakan behel

  2. Assalamualaikum warohmatullahi ta alla wabarokatuh wahai sahabat tata letak gigi saya ini sangat berantakan jadi sering mengakibatkan sakit gigi bagaimana pendapat atau hukum nya kalo saya menggunanakan behel untuk kebaikan bukan semata2 merubah cipta an allah
    H

  3. Assalammualaikum saya mau nanya saya kan ada gigi yang berlubang saya mau memakai behel fashion bertujuan untuk menutupi gigi yang berlubang itu apakah boleh….sama itu kan tidak merubah tata letak gigi hanya untuk menutupi gigi yang berlubang…tolong penjelassannya
    Assalammualaikum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here