Wanita non-Muslim Memasuki Masjid Memakai Alas Kaki, Bagaimana Hukumnya?

0
1007

BincangSyariah.Com – Dewasa ini masjid telah berlantai semua. Serta telah menjadi kebiasaan kita untuk melepaskan alas kaki untuk memasuki area suci masjid. Hal ini sebagai bentuk kehati-hatian dalam menjaga kesucian masjid. Sehingga kebalikannya, jika seseorang yang memakai alas kaki memasuki masjid seakan terlihat tidak menghormati masjid.

Seperti baru-baru ini viral seorang ibu beragama katolik memakai alas kaki menerobos masjid, ia tidak terima suaminya menikah lagi di masjid. Tapi di ketahui kemudian, ternyata sang ibu memiliki gangguan schizophrenia paranoia.

Peristiwa serupa juga terjadi pada tahun 2017 yang lalu saat rombongan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Saud, tertangkap kamera memasuki masjid dan shalat dengan menggunakan sepatu.

Kedua kejadian di atas memiliki kesamaan, keduanya sama-sama masuk ke masjid menggunakan alas kaki. Lalu bagaimna sebenarnya hukum memakai alas kaki saat memasuki masjid dalam Islam?

Abu Sa’id Al-Khudri Ra meriwayatkan tentang bagaimana Rasulullah ketika shalat

أنَّ رسولَ اللَّهِ صلَّى اللَّهُ عليهِ وسلَّمَ صلَّى فخَلعَ نَعليهِ فخلعَ النَّاسُ نعالَهُم فلمَّا انصرَف قالَ: لمَ خَلعتُمْ نعالَكُم ؟ قالوا: يا رسولَ اللَّهِ، رأيناكَ خلَعتَ فخَلَعنا قالَ: إنَّ جَبرئيلَ أتاني فأخبرَني أنَّ بِهِما خَبثًا فإذا جاءَ أحدُكُمُ المسجِدَ فليقلِب نعليهِ فلينظُر فيهما خبثٌ؟، فإن وجدَ فيهما خبثًا فليمسَحهما بالأرضِ، ثمَّ ليصلِّ فيهما

Rasulullah Saw ketika sedang shalat beliau melepas sandalnya. Maka para makmum pun melepas sandal mereka. Ketika selesai shalat Nabi bertanya, ‘mengapa kalian melepas sandal-sandal kalian?’ Para sahabat menjawab, ‘wahai Rasulullah, kami melihat engkau melepas sandal, maka kami pun mengikuti engkau.’ ‘(Adapun aku,) sesungguhnya Jibril mendatangiku dan mengabarkanku bahwa pada kedua pasang sandalku terdapat najis. Maka jika salah seorang dari kalian mendatangi masjid, hendaknya ia lihat bagian bawahnya apakah terdapat najis Jika ada maka usapkan sandalnya ke tanah, lalu shalatnya menggunakan keduanya’” (HR. Abu Daud)

Baca Juga :  Cara Memahami Hadis: Memahami Hadis yang Bertentangan dengan Al-Qur'an (1)

Menurut al-Hakim kualitas hadis di atas memenuhi kriteria shahih dalam shahih Imam Bukhari, Albani juga menilainya shahih. Selain itu hadis tersebut diriwayatkan pula oleh Ibnu Hibban dan al-Hakim.

Dalam kitab Aunul Ma’bud dijelaskan bahwa memakai alas kaki ke dalam masjid diperbolehkan selama tidak terdapat najis di bawahnya serta dapat dipastikan bahwa sepatu tersebut bebas dari najis atau tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan alas kaki tersebut najis, hal itu bisa diketahui dari bau dan warnanya. Bahkan terdapat riwayat lain dari Rasulullah yang menganjurkan agar shalat memakai alas kaki.

Seperti di dalam hadis dari Syaddad bin Aus Ra bahwa Nabi Saw bersabda,

خالِفوا اليَهودَ فإنَّهم لا يصلُّونَ في نعالِهِم ولا خفافِهِم

“Selisihilah kaum Yahudi. Sesungguhnya mereka tidak shalat dengan memakai sandal dan sepatu mereka” (HR. Abu Daud)

Menurut Albani status hadis ini shahih. Anjuran memakai alas kaki saat shalat dalam masjid kala itu adalah agar tidak menyerupai cara shalat Yahudi  yang juga melepas alas kaki. Akan tetapi menurut Ibn Batthal dalam Fathul Muin, anjuran memakai sendal di atas menunjukkan rukhshah bukan kesunnahan.

Sebab meskipun dalam hadis ini terdapat anjuran tidak menyerupai kaum yahudi yang shalat menggunakan alas kaki namun yang dikedepankan di sini adalah kesucian diri saat shalat. Memakai alas kaki adalah demi menjaga penampilan yang tidak serupa yahudi, namun menghilangkan najis lebih diutamakan demi menjaga agar shalat tetap sah. Itulah penekanannya.

Jadi dasar hukum mengenakan alas kaki ke dalam masjid sebenarnya diperbolehkan dalam Islam. Namun jika mengikuti budaya saat ini, dimana masjid lebih banyak yang berlantai dan berpermadani, maka pihak masjid menganjurkan agar tidak memakai alas kaki ke dalam masjid agar tidak kotor. Meskipun dalam Islam, kotor bukan berarti najis. Sebab tanah atau debu itu suci dalam Islam. Wallahu’alam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here