Hukum Melepas Sandal Ketika Ziarah Kubur

1
1517

BincangSyariah.Com – Ketika kita melakukan ziarah kubur, terkadang kita melihat ada seorang peziarah yang sengaja melepas sandalnya ketika hendak memasuki area kuburan. Sebenarnya, bagaimana hukum melepas sandal ketika ziarah kubur?

Terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ulama mengenai hukum memakai sandal dan melepasnya ketika kita melakukan ziarah kubur. Setidaknya, ada tiga pendapat ulama dalam masalah ini. (Baca: Ketika Berziarah Ke Kuburan, Sebaiknya Duduk atau Berdiri?)

Pertama, tidak makruh melakukan ziarah kubur dengan memakai sandal atau memakai sepatu. Artinya, ketika kita melakukan ziarah dan hendak memasuki area kuburan, maka kita tidak perlu melepas sandal atau sepatu. Ini adalah pendapat kebanyakan ulama Syafiiyah.

Kedua, makruh melakukan ziarah kubur dengan memakai sandal atau sepatu. Artinya, ketika kita hendak melakukan ziarah dan hendak memasuki area kuburan, maka kita sebaiknya melepas sandal atau sepatu. Memasuki area kuburan dengan memakai sandal atau sepatu hukumnya makruh. Ini adalah pendapat Imam Ahmad bin Hanbal.

Ketiga, harus melepas sandal atau sepatu ketika hendak memasuki area kuburan saat ziarah. Tidak boleh memakai sandal atau sepatu ketika ziarah. Ini adalah pendapat Imam Al-Mawardi, pengarang kitab Al-Hawi Al-Kabir.

Ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu berikut;

المشهور في مذهبنا أنه لا يكره المشى في المقابر بالنعلين والخفين ونحوهما ممن صرح بذلك من اصحابنا الخطابى والعبد رى وآخرون ونقله العبدرى عن مذهبنا ومذهب اكثر العلماء قال احمد بن حنبل رحمه الله يكره وقال صاحب الحاوى يخلع نعليه لحديث بشير بن معبد الصحابي المعروف بابن الخصاصية قال بينهما انا أماشى رسول الله صلي الله عليه وسلم نظر فإذا رجل يمشي في القبور عليه نعلان فقال يا صاحب السبتتين ويحك الق سبتتيك فنظر الرجل فلما عرف رسول الله صلي الله عليه وسلم خلعهما

Baca Juga :  Khutbah Idul Fitri: Idul Fitri dan Lima Pelajaran Berharga dari Puasa

Yang masyhur dalam madzhab kami yaitu tidak makruh memakai sandal atau sepatu ketika berjalan di area kuburan. Yang menegaskan seperti ini adalah Imam Al-Khaththabi dari ulama Syafiiyah, juga Al-‘Abdari menukil pendapat ini dari madzhab kami dan madzhab kebanyakan ulama. Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan bahwa memakai sandal di area kuburan dimakruhkan.

Penulis kitab Al-Hawi mengatakan bahwa sandal mesti dilepas ketika masuk area kuburan, berdasarkan hadis dari Basyir bin Ma’bad -sahabat yang telah ma’ruf dengan nama Ibnul Khososiyah-, ia berkata; ‘Pada suatu hari saya berjalan bersama Rasulullah Saw, tiba-tiba beliau melihat orang yang berjalan di area kuburan dalam keadaan memakai sandal, maka beliau menegurnya, Wahai orang yang memakai sandal, celaka engkau, lepaskan sandalmu! Orang tersebut lantas melongok dan ketika ia tahu bahwa yang menegur adalah Rasulullah Saw, ia mencopot sandalnya.

 

1 KOMENTAR

  1. […] Melakukan ziarah kubur termasuk anjuran agama bahkan sangat dianjurkan oleh Nabi Saw. Salah satu tujuan ziarah kubur adalah agar kita bisa mendoakan para jenazah dengan mendoakan keselamatan, membaca surah Yasin, zikir, dan lainnya. Bahkan terdapat sebagian orang yang mengkhatamkan Al-Quran tiga puluh juz sehingga membuat dia harus menginap dan terkadang sampai tertidur di kuburan. (Baca: Hukum Melepas Sandal Ketika Ziarah Kubur) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here