Hukum Makan Tape dalam Islam

0
43

BincangSyariah.Com – Di antara yang banyak dipertanyakan oleh masyarakat adalah mengenai hukum makan tape. Pasalnya, tape disinyalir mengandung alkohol, terutama tape dari ketan hitam. Sebenarnya, bagaimana hukum makan tape dalam Islam?

Makan tape hukumnya boleh dan halal, tidak haram. Meski tape mengandung senyawa alkohol, namun karena tape tidak memabukkan, maka hukumnya tetap diperbolehkan.

Yang perlu diketahui bahwa dalam Islam yang diharamkan adalah khamr, baik mengandung alkohol atau tidak, juga semua minuman yang memabukkan. Menurut para ulama, khamr itu baik sedikit atau banyak, mengandung alkohol atau tidak, juga semua minuman yang memabukkan, hukumnya adalah haram.

Ini berdasarkan hadis riwayat Imam Ahmad, bahwa Rasulullah Saw bersabda;

حُرِّمَتِ الْخَمْرُ بِعَيْنِهَا قَلِيلُهَا وَكَثِيرُهَا وَالْمُسْكِرُ مِنْ كُلِّ شَرَابٍ

Khamr diharamkan sebab khamr itu sendiri, baik sedikit maupun banyak, (dan diharamkan juga) yang memabukkan dari seluruh jenis minuman.

Dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah, juga disebutkan sebagai beriku;

وقد قال جماهير العلماء: كلّ شرابٍ أسكر كثيره حرم قليله..كما يدلّ بعضها على أنّ المسكر حرامٌ لعينه قلّ أو كثرسكر منه شاربه أو لم يسكر وهذا عند الجمهور

Kebanyakan para ulama mengatakan bahwa setiap minuman yang banyaknya memabukkan, maka yang sedikit juga haram.. Sebagaimana sebagian riwayat menunjukkan bahwa minuman yang memabukkan haram karena dzatnya, baik sedikit atau banyak, peminumnya sampai mabuk atau tidak mabuk. Ini menurut kebanyakan para ulama.

Sementara untuk alkohol sendiri, maka ada jenis alkohol. Pertama, alkohol yang diharamkan. Kedua, alkohol yang tidak dihramkan.

Sebagai contoh alkohol yang tidak diharamkan adalah buah durian yang telah masak. Buah durian yang telah masak itu mengandung alkohol, sehingga ada orang yang tidak kuat lalu menjadi mabuk karena memakannya. Begitu juga dengan nasi, ia mengandung alkohol. Namun demikian, sampai saat ini tidak ada seorang ulama pun yang mengharamkan buah durian maupun nasi.

Termasuk dalam kategori ini adalah tape. Meski tape mengandung alkohol, terutama tape ketan hitam, namun karena bukan khamr dan tidak memabukkan, maka ia dihukumi halal dan boleh untuk dimakan.

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here