Haramkah Sayuran yang Dipupuk Pakai Kotoran Babi atau Anjing?

2
623

BincangSyariah.com – Salah satu jenis pupuk yang digunakan para petani agar tanamannya subur adalah pupuk kandang atau pupuk organik. Biasanya yang digunakan adalah kotoran hewan ternak, yaitu sapi, kambing, kuda dan lainnya. Ada juga sebagian orang menggunakan kotoran babi atau anjing. Lantas, bagaimana hukum makan tanaman atau sayuran yang dipupuk pakai kotoran babi dan anjing, apakah haram?

Makan sayuran atau buah tanaman yang dipupuk menggunakan kotoran babi atau anjing hukumnya boleh dan halal, tidak haram. Kenajisan pupuk tersebut tidak menjadikan hasil sayuran atau buah tanaman tersebut ikut menjadi najis. Tidak ada perbedaan antara dipupuk dengan kotoran sapi, kambing, domba, kuda dan lainnya atau dipupuk dengan kotoran babi dan anjing. Jika dipupuk dengan kotoran sapi masih tetap halal dimakan, maka dipupuk dengan kotoran babi dan anjing juga halal. Hanya saja menurut sebagian ulama Syafiiyah, jika dipupuk dengan kotoran babi dan anjing hukumnya makruh memakannya.

Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Imam Nawawi berikut;

يجوز تسميد الارض بالزبل النجس قال المصنف في باب ما يجوز بيعه وغيره من أصحابنا يجوز مع الكراهة

“Boleh hukumnya merabuk tanah dengan kotoran binatang yang najis. Pengarang kitab (Imam Syairazi) berkata dalam bab terkait perkara yang boleh dijual dan tidak boleh, ‘Sebagian ulama kami (ulama Syafiiyah) ada yang menghukumi boleh tapi makruh.”

Lebih jelas disebutkan dalam kitab Hasyiyah Al-Bujairimi sebagai berikut;

وَيَحِلُّ تَسْمِيدُ الْأَرْضِ بِالزِّبْلِ وَدَبْغُ الْجِلْدِ بِالنَّجَسِ وَلَوْ مِنْ مُغَلَّظٍ مَعَ الْكَرَاهَةِ فِيهِمَا

“Boleh hukumnya merabuk tanah dengan kotoran binatang dan menyamak kulit dengan najis meskipun dengan najis mughalladzah (anjing dan babi) disertai makruh pada keduanya.”

Salah satu alasan yang diberikan para ulama terkait kehalalan makan sayuran atau tanaman yang dipupuk dengan kotoran babi atau anjing adalah karena yang dimakan bukan materi kotoran tersebut, tapi benda yang sudah berupa wujud lain. Sama halnya dengan makan hewan yang makan kotoran manusia, maka hukumnya halal karena yang dimakan adalah daging ikannya bukan materi kotorannya.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here