Hukum Makan Kelelawar Menurut Mazhab Syafii, Apakah Boleh?

1
2314

BincangSyariah.Com – Kelelawar termasuk hewan mamalia yang bisa terbang dan banyak dijumpai di berbagai daerah di Indonesia. Umumnya, hewan ini terbang di waktu malam untuk mencari makan buah-buahan. Buah seperti jambu, mangga dan lainnya menjadi buah favorit makanan kelelawar. Jarang orang menangkap kelelawar, apalagi mengkonsumsi dan menjualnya. Namun, bagaimana hukum makan kelelawar dan menjualnya, apakah boleh? (Hukum Memakan Swike dalam Islam)

Memakan kelelawar hukumnya adalah haram. Ulama telah sepakat bahwa haram hukumnya memakan kelelawar. Ini sebagaimana ditegaskan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu berikut;

وَالْخُفَّاشُ حَرَامٌ قطعا

Kelelawar hukumnya haram secara meyakinkan.

Menurut para ulama, kelelawar termasuk hewan yang dilarang untuk dibunuh. Ini berdasarkan hadis riwayat Imam Al-Baihaqi dari Abdullah bin Umar, dia berkata;

لا تقتلوا الضفادع فإن نقيقها تسبيح ولا تقتلوا الخفاش فإنه لما خرب بيت المقدس قال يا رب سلطني على البحر حتى أغرقهم

Janganlah kalian membunuh katak, karena suaranya adalah tasbih. Janganlah membunuh kelelawar, karena ketika Baitul Maqdis dirobohkan, dia berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah aku kekuasaan untuk mengatur lautan, sehingga aku bisa menenggelamkan mereka (orang yang merobohkan Baitul Maqdis).

Hadis ini berisi larangan membunuh katak dan kelelawar. Menurut ulama Syafiiyah, setiap hewan yang dilarang untuk dibunuh, maka juga dilarang untuk dimakan. Ini kaidah umum yang dijadikan sandaran oleh ulama Syafiiyah, sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu berikut;

قال الشافعي والأصحاب ما نهى عن قتله حرم أكله لأنه لو حل أكله لم ينه عن قتله كما لو لم ينه عن قتل المأكول

Imam Syafii dan ulama Syafiiyah berkata, ‘Hewan yang dilarang dibunuh, maka haram memakannya. Karena jika halal memakannya, maka tidak akan dilarang membunuhnya sebagaimana tidak dilarang membunuh hewan yang boleh dimakan.

1 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Belakangan ini, hewan bernama kelelawar mendadak terkenal. Itu setelah para ahli menyimpulkan bahwa virus corona yang sedang heboh di China itu berasal dari kelelawar. Pantas jika para ulama Syafiiyah mengharamkan daging kelelawar. Tidak boleh dimakan, karena membahayakan. (Baca: Dalil Keharaman Memakan Kelelawar Menurut Mazhab Syafii) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here