Hukum Makan Daging Ikan Paus, Apakah Halal?

0
760

BincangSyariah.Com – Termasuk perkara yang sering ditanyakan sebagian orang adalah hukum makan daging ikan paus. Sebenarnya, bagaimana hukum makan daging ikan paus, apakah boleh? (Baca: Hukum Makan Ikan Mentah dalam Islam)

Menurut para ulama, ikan paus hukumnya halal dan boleh dimakan. Meski berukuran besar namun karena ia masih termasuk ikan laut, maka semua ulama sepakat bahwa ikan paus halal dan boleh dimakan.

Di antara dalil yang dijadikan dasar kehalalan makan daging ikan paus, meskipun sudah menjadi bangkai, adalah hadis riwayat Imam Bukhari dari Jabir bin Abdillah, dia berkata;

غَزَوْنَا جَيْشَ الْخَبَطِ وَأُمِّرَ أَبُو عُبَيْدَةَ ، فَجُعْنَا جُوعًا شَدِيدًا فَأَلْقَى الْبَحْرُ حُوتًا مَيِّتًا ، لَمْ نَرَ مِثْلَهُ ، يُقَالُ لَهُ الْعَنْبَرُ ، فَأَكَلْنَا مِنْهُ نِصْفَ شَهْرٍ ، فَأَخَذَ أَبُو عُبَيْدَةَ عَظْمًا مِنْ عِظَامِهِ فَمَرَّ الرَّاكِبُ تَحْتَهُ . فَأَخْبَرَنِى أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرًا يَقُولُ قَالَ أَبُو عُبَيْدَةَ كُلُوا . فَلَمَّا قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ ذَكَرْنَا ذَلِكَ لِلنَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ  كُلُوا رِزْقًا أَخْرَجَهُ اللَّهُ ، أَطْعِمُونَا إِنْ كَانَ مَعَكُمْ  . فَأَتَاهُ بَعْضُهُمْ بِعُضْوٍ فَأَكَ

Kami pernah berperang bersama pasukan Khabath (pemakan daun-daunan) yang pada waktu itu Abu Ubaidah diangkat sebagai pemimpin pasukan. Lalu kami merasa lapar sekali. Tiba-tiba laut melemparkan ikan paus yang sudah mati yang tidak pernah kami lihat sebelumnya. Ikan itu disebut Al-Anbar. Kami makan dari ikan itu selama setengah bulan. Kemudian Abu Ubaidah mengambil salah satu bagian dari tulangnya dan dia pancangkan. Hingga seorang pengendara bisa lewat dibawah tulang itu. Telah mengabarkan kepadaku Abu Al-Zubair bahwasanya dia mendengar Jabir berkata; Abu ‘Ubaidah berkata; ‘Makanlah oleh kalian semua. Tatkala kami sampai di Madinah, kami beritahukan hal itu kepada Nabi Saw. Maka beliau bersabda, “Makanlah, itu adalah rizki yang telah Allah berikan. Jika masih tersisa, berilah kami. Maka sebagiannya dibawakan kepada beliau dan beliau pun memakannya.             

Di dalam hadis ini disebutkan bahwa makan ikan paus yang diberi nama al-anbar, telah dilakukan oleh sahabat Nabi Saw, dan kemudian hal itu dibenarkan oleh Nabi Saw. Ini menjadi dalil bahwa ikan paus atau ikan besar lainnya yang hidup di dalam laut hukumnya halal dan boleh.

Baca Juga :  Islam dan Militerisme dalam Lintasan Sejarah (2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here