Hukum Lelaki Memakai Berlian

0
447

BincangSyariah.Com – Perhiasan merupakan salah satu aksesoris yang sangat digandrungi baik golongan laki-laki maupun perempuan. Berbicara perihal perhiasan baik berupa emas, berlian dan lain sebagainya tentu selalu diidentikkan dengan kaum perempuan. Namun, tidak jarang pula kita melihat laki-laki memakai perhiasan. Sudah lumrah kita ketahui dalam Islam bahwa laki-laki dilarang memakai perhiasan emas, lantas bagaimana hukum lelaki memakai berlian?

Larangan bagi laki-laki memakai perhiasan emas didasarkan dari sabda Rasulullah Saw. Sahabat Ali bin Abi Thalib Ra.:

عَنِ ابْنِ زُرَيْرٍ أَنَّهُ سَمِعَ عَلِيَّ بْنَ أَبِي طَالِبٍ يَقُولُ : إِنَّ نَبِيَّ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَذَ حَرِيرًا فَجَعَلَهُ فِي يَمِينِهِ وَأَخَذَ ذَهَبًا فَجَعَلَهُ فِي شِمَالِهِ ثُمَّ قَالَ : إِنَّ هَذَيْنِ حَرَامٌ عَلَى ذُكُورِ أُمَّتِي

Dari Ibnu Zurair bahwasanya ia mendengar Ali bin Abi Thalib berkata : Nabi Saw. mengambil sutera dan diletakkan di tangan kanannya, lalu mengambil emas dan diletakkan di tangan kirinya, kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya keduanya ini (sutra dan emas) haram bagi laki-laki dari kalangan umatku.” (Ahmad bin Ali an-Nasa’i, Sunan al-Kubra, jus 8 hal 357)

Dari hadis di atas diketahui bahwa yang dilarang bagi laki-laki adalah memakai perhiasan yang terbuat dari emas. Lalu gimana dengan berlian? Imam Nawawi dalam kitabnya al-Majmu’ Syarh al-Muhadzab (j.4 h.466) mengutip perkataan imam Syafi’i dalam kitab al-Umm yang mengatakan tidak makruh bagi laki-laki memakai perhiasaan selain emas yakni sejenis berlian seperti rubi, zamrud dan lain sebagainya.

قَالَ الشَّافِعِيُّ فِي الْأُمِّ لَا أَكْرَهُ لِلرَّجُلِ لُبْسَ اللُّؤْلُؤِ إلَّا لِلْأَدَبِ وَأَنَّهُ مِنْ زِيِّ النِّسَاءِ لَا لِلتَّحْرِيمِ وَلَا أَكْرَهُ لُبْسَ يَاقُوتٍ أَوْ زَبَرْجَدٍ إلَّا مِنْ جِهَةِ السَّرَفِ وَالْخُيَلَاءِ هَذَا نَصُّهُ وَكَذَا نَقَلَهُ الْأَصْحَابُ وَاتَّفَقُوا عَلَى أَنَّهُ لَا يَحْرُم

Imam Syafi’i berkata dalam kitab al-Umm ‘aku tidak menganggap makruh penggunaan mutiara bagi laki-laki melainkan karena adab dan sesungguhnya batu mulia tersebut termasuk perhiasan wanita. Beliau juga tidak menganggap makruh pemakaian batu rubi ataupun zamrud kecuali mengakibatkan pemborosan atau menyombongkan diri.  Keterangan ini adalah nash imam Syafi’i. Demikian juga keterangan tadi dikutip oleh murid-murid imam Syafi’i sendiri dimana mereka bersepakat bahwa penggunaan batu mulia selain emas bagi laki-laki tidaklah haram.” (al-Majmu’ Syarh al-Muhadzab, jus 4 hal 466)

Alhasil, dari keterangan di atas diketahui bahwa hukum lelaki memakai berlian itu tidak makruh (boleh). Namun, hukum ini bisa saja menjadi makruh atau bahkan haram apabila lelaki memakai berlian tersebut bertujuan menyombongkan diri atau mengakibatkan pemborosan. Wallahu a’lam.

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here