Hukum Keluar Rumah Sebelum Mandi Junub

2
116

BincangSyariah.Com – Di media sosial, penulis pernah menemukan pertanyaan dari seseorang mengenai hukum keluar rumah sebelum mandi junub. Misalnya, keluar ke pasar, ke sawah, dan lainnya. Sebenarnya, bagaimana hukum keluar rumah sebelum mandi junub?

Menurut para ulama, beraktifitas di luar rumah sebelum mandi junub hukumnya diperbolehkan. Tidak masalah bagi seseorang yang belum mandi junub untuk beraktifitas di luar rumah, seperti pergi ke pasar, pergi ke warung, atau melakukan aktifitas lainnya.

Bahkan Imam Al-Bukhari dalam kitab Shahih-nya membuat bab khusus mengenai kebolehan beraktifitas di luar rumah bagi orang yang sedang junub. Beliau berkata sebagai berikut;

باب: الجنب يخرج ويمشي في السوق وغيره

Bab tentang orang yang sedang junub keluar dan berjalan di pasar dan lainnya.

Ada dua hadis yang disebutkan oleh Imam Al-Bukhari mengenai kebolehan keluar rumah bagi orang yang belum mandi dari junub. Pertama hadis yang bersumber dari Anas bin Malik, dia berkata;

Nabi Saw menggilir istri-istrinya dalam satu malam, pada waktu itu beliau memiliki sembilan orang istri.

Hadis ini menjelaskan bahwa Rasulullah keluar rumah dalam keadaan sedang junub untuk menggilir istri-istrinya. Ini menunjukkan bahwa keluar rumah untuk tujuan tertentu dalam keadaan junub hukumnya boleh.

Kedua adalah hadis yang bersumber dari Abu Hurairah, dia berkisah sebagai berikut;

لَقِيَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا جُنُبٌ، فَأَخَذَ بِيَدِي، فَمَشَيْتُ مَعَهُ حَتَّى قَعَدَ، فَانْسَلَلْتُ، فَأَتَيْتُ الرَّحْلَ، فَاغْتَسَلْتُ ثُمَّ جِئْتُ وَهُوَ قَاعِدٌ، فَقَالَ: أَيْنَ كُنْتَ يَا أَبَا هِرٍّ، فَقُلْتُ لَهُ، فَقَالَ: سُبْحَانَ اللَّهِ يَا أَبَا هِرٍّ إِنَّ المُؤْمِنَ لاَ يَنْجُسُ

Aku bertemu Rasulullah dan aku pada saat itu dalam keadaan sedang junub, lalu beliau menggandeng tanganku, maka aku berjalan bersama beliau sampai beliau duduk, lalu aku keluar sebentar, aku menemui seseorang, lalu aku mandi, kemudian datang dan beliau sedang duduk, lalu berkata; Kemana saja kamu wahai Abu Hir? Aku berkata kepada beliau (bahwa aku tadi junub). Maka beliau bersabda: Subhanallah, wahai Abu Hir, sesunggugnya seorang mukmin tidak najis.

Hadis ini menjelaskan bahwa Abu Hurairah pernah keluar rumah dan bertemu dengan Rasulullah dalam keadaan sedang junub. Sama dengan hadis pertama, hadis ini menunjukkan bahwa keluar rumah dalam keadaan junub hukumnya boleh.

Dengan demikian, bagi orang yang belum mandi junub, maka boleh baginya untuk beraktifitas di luar rumah, seperti jalan-jalan, belanja, dan lain sebagainya.

100%

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here