Suci Atau Najis Ingus dan Air Liur Kucing?

1
707

BincangSyariah.Com – Banyak di kalangan masyarakat yang masih menanyakan hukum ingus dan air liur kucing. Mereka ragu apakah ingus dan air liur kucing dihukumi suci atau najis. Hal ini disebabkan karena ingus dan air liur kucing dianggap menjijikkan sebagaimana ingus dan air liur manusia. Sebenarnya, suci atau najis ingus dan air liur kucing?

Menurut para ulama, semua ingus dan air liur hewan yang suci dihukumi suci, termasuk ingus dan air liur kucing. Karena itu, jika seseorang terkena ingus atau air liur kucing, maka dia tidak wajib membersihkan dan menyucikannya.

Ini berbeda dengan ingus dan air liur anjing dan babi. Karena tubuh kedua hewan ini sudah dihukumi najis, maka apapu yang keluar darinya, termasuk ingus dan air liurnya, dihukumi najis. Ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu’ berikut;

واعلم انه لا فرق في العرق واللعاب والمخاط والدمع بين الجنب والحائض والطاهر والمسلم والكافر والبغل والحمار والفرس والفار وجميع السباع والحشرات بل هي طاهرة من جميعها ومن كل حيوان طاهر وهو ما سوى الكلب والخنزير وفرع أحدهما

Ketahuilah bahwa tidak ada bedanya dalam keringat, air liur, dahak, air mata antara orang junub, haid, orang suci, orang muslim, kafir, keledai, kuda, tikus, dan semua hewan buas dan hewan melata, semuanya suci, dan dari semua hewan dihukumi suci kecuali dari anjing dan babi dan yang lahir dari keduanya.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah berikut;

ﻭﻳﻘﻮﻝ ﺍﻟﺸﺎﻓﻌﻴﺔ ﺇﻥ ﻣﺎ ﺍﻧﻔﺼﻞ ﻋﻦ ﺑﺎﻃﻦ ﺍﻟﺤﻴﻮﺍﻥ ﻭﻟﻴﺲ ﻟﻪ ﺍﺟﺘﻤﺎﻉ ﻭﺍﺳﺘﺤﺎﻟﺔ ﻓﻲ ﺍﻟﺒﺎﻃﻦ ﻭﺇﻧﻤﺎ ﻳﺮﺷﺢ ﺭﺷﺤﺎ ﻛﺎﻟﻠﻌﺎﺏ ﻭﺍﻟﺪﻣﻊ ﻭﺍﻟﻌﺮﻕ ﻭﺍﻟﻤﺨﺎﻁ ﻓﻠﻪ ﺣﻜﻢ ﺍﻟﺤﻴﻮﺍﻥ ﺍﻟﻤﺘﺮﺷﺢ ﻣﻨﻪ ﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﻧﺠﺴﺎ ﻓﻨﺠﺲ ﻭﺇﻻ ﻓﻄﺎﻫﺮ

Baca Juga :  Kenapa Salat Id dilaksanakan tanpa Adzan dan Iqamat?

Ulama Syafiiyah berkata bahwa semua cairan yang keluar dari bagian dalam hewan dan ia tidak termasuk bagian dalam hewan tersebut, melainkan ia merembes saja seperti air liur, keringat dan ingus, maka hukumnya sama seperti hewannya. Jika hewannya najis, maka dihukumi najis, sebaliknya jika suci, maka dihukumi suci.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here