Hukum Hibah Pada Anak di Bawah Umur

0
33

BincangSyariah.Com – Menghibahkan harta atau benda milik umumnya ditujukan kepada orang yang sudah dewasa dan bisa mengelola harta hibah tersebut. Namun bagaimana menghibahkan harta atau benda kepada anak di bawah umur, apakah boleh?

Memberikan harta hibah pada anak di bawah umur, atau anak yang belum baligh, hukumnya sah dan diperbolehkan. Tidak masalah wahib/pemberi hibah memberikan hartanya sebagai hibah kepada anak di bawah umur. Hal ini karena penerima hibah tidak disyaratkan harus dewasa, melainkan anak yang masih di bawah umur juga sah menerima hibah.

Meski boleh dan sah memberikan hibah kepada anak di bawah umur, namun jika anak tersebut belum bisa mengelola pemberian harta hibah tersebut, maka yang menerima dan yang mengelola hibah tersebut adalah walinya. Baru setelah anak tersebut dewasa, maka hibah tersebut diserahkan kepadanya.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Kifayatut Tanbih fi Syarh Al-Tanbih berikut;

وأما الموهوب له قال الماوردي: فهو من صح أن يحكم له بالملك من مكلفٍ وغيره, ثم المكلف يقبل لنفسه وإن كان سفيهًا وكذا حكم قبضه وغير المكلف يقبل ويقبض له وليه في المال

Adapun penerima hibah, Imam Mawardi berkata, adalah orang yang sah untuk memiliki harta hibah, baik orang mukallaf atau lainnya. Kemudian jika sudah mukallaf, maka dia menerima sendiri hibahnya meskipun dia bodoh, begitu juga dalam hukum memegangnya. Adapun selain orang mukallaf, maka yang menerima dan memegang harta hibah adalah walinya.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah berikut;

فَإِنْ كَانَ الْمَوْهُوبُ لَهُ عَاقِلاً بَالِغًا فَإِنَّهُ يَقْبِضُ الْهِبَةَ، أَمَّا إِذَا لَمْ يَكُنْ مِنْ أَهْل الْقَبْضِ فَإِنَّ الْهِبَةَ لَهُ صَحِيحَةٌ لَكِنْ يَقْبِضُ عَنْهُ مَنْ يَصِحُّ مِنْهُ الْقَبْضُ مِنْ وَلِيٍّ وَغَيْرِهِ

Baca Juga :  Bagaimana Islam Mengatur Jual Beli dengan Tunanetra

Jika penerima hibah adalah berakal dan baligh (mukallaf), maka dia memegang hibahnya sendiri. Adapun jika bukan orang yang bisa memegangnya (mengelolanya), maka memberikan padanya sah namun dipegang oleh orang yang sah untuk mengelolanya, baik walinya atau lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here