Hukum Daging Sembelihan Secara Mekanik, Halalkah?

0
633

BincangSyariah.Com – Saat ini banyak perusahaan peternakan yang menggunakan mesin untuk menyembelih hewan atau yang dikenal dengan sembelihan secara mekanik. Umumnya, hewan yang hendak disembelih secara mekanis dipingsangkan terlebih dahulu dengan cara dipukul pada titik tertentu, atau menggunakan listrik dengan ukuran voltase tertentu. Sebenarnya, bagaimana hukum daging sembelihan secara mekanik, apakah halal dikonsumsi?

Hewan yang disembelih dengan alat pemotong mesin hukumnya diperbolehkan dan halal. Selama mesin tersebut berupa alat tajam yang bisa memutus hulqum atau saluran keluarnya nafas, dan juga bisa memutus mari’ atau saluran makanan dan minuman, maka sembelihan itu dihukumi sah dan daging hewan tersebut halal dikonsumsi.

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Abu Bakar Syatha dalam kitab I’anatut Thalibin berikut,

إِعْلَمْ أَنَّ ذَبْحَ الْحَيَوَانِ الْبَرِّيِّ الْمَقْدُوْرِ عَلَيْهِ بِقَطْعِ كُلُّ حُلْقُوْمٍ وَهُوَ مَخْرَجُ النَّفَسِ وَكُلُّ مَرِيْءٍ وَهُوَ مَجْرَى الطَّعَامِ تَحْتَ الْحُلْقُوْمِ بِكُلِّ مُحَدَّدٍ يَجْرَحُ. (قوله بكل مُحَدَّدٍ يَجْرَحُ الخ) كَحَدِيْدٍ وَرَصَاصٍ وَخَشَبٍ وَقَصْبٍ وَحَجَرٍ وَزُجَاجٍ

Ketahuilah bahwa sesungguhnya menyembelih hewan darat yang bisa disembelih lehernya ialah dengan memutus hulqum yaitu tempat keluarnya nafas, dan memutus mari’ yaitu saluran makanan dan minuman di bawah hulqum dengan alat pemotong tajam yang dapat melukai. seperti besi, timah, kayu, bambu, batu, kaca.

Bahkan jika sembelihan secara mekanis sampai membuat kepala hewan putus, maka daging hewan tersebut tetap halal dikonsumsi. Menurut kebanyakan ulama, menyembelih hingga membuat kepala hewan putus hukumnya hanya makruh, tidak sampai membuat sembelihan tidak sah. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam kitab Hasyiyah Al-B ujairimi berikut;

وَالزِّيَادَةُ عَلَى الْحُلْقُومِ وَالْمَرِيءِ وَالْوَدَجَيْنِ قِيلَ بِحُرْمَتِهَا لِأَنَّهَا زِيَادَةٌ فِي التَّعْذِيبِ وَالرَّاجِحُ الْجَوَازُ مَعَ الْكَرَاهَةِ

Baca Juga :  Doa Ketika Mencukur Rambut Bayi Saat Aqiqah

“(Menyembelih) hingga melebihi saluran pernafasan, saluran pencernaan dan dua urat leher, dikatakan oleh sebagian ulama bahwa hukumnya haram karena menambah menyakiti hewan. Namun pendapat yang rajih (unggul) adalah boleh namun makruh.”

Adapun hukum pemingsanan hewan sendiri sebelum disembelih, baik menggunakan listrik atau lainnya, maka hal itu diperbolehkan asalkan hewan tersebut tidak sampai mati. Ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Wahbah Al-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu berikut;

لا مانع من استخدام وسائل تضعف من مقاومة الحيوان، دون تعذيب له، وبناء عليه: يحل في الإسلام استعمال طرق التخدير المستحدثة غير المميتة قبل الذبح

Tidak ada halangan untuk menggunakan alat yang memperlemah gerakan hewan, dengan tanpa penyiksaan terhadapnya (untuk penyembelihan hewan). Untuk itu, Islam membolehkan menggunakan cara pemingsanan modern, yang tidak menimbulkan kematian sebelum penyembelihan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here