Hukum Berjalan di Depan Keranda Jenazah

0
1474

BincangSyariah.com – Mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman termasuk perbuatan mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Bahkan Nabi saw. menjanjikan pahala yang sangat besar bagi seseorang yang ikut mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman. Namun, bolehkah berjalan di depan keranda saat mengantarkan jenazah?

Berjalan di depan keranda saat mengantarkan jenazah diperbolehkan. Tidak ada larangan dalam Islam untuk mendahului dan berjalan di depan jenazah saat mengantarkannya. Bahkan Nabi saw., sahabat Abu Bakar, dan Umar pernah berjalan di depan jenazah saat mengantarkannya. Hal ini menunjukkan kebolehan berjalan di depan jenazah.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis riwayat Imam Ibnu Majah;

وَعَنْ سَالِمٍ, عَنْ أَبِيهِ – رضي الله عنه – – أَنَّهُ رَأَى اَلنَّبِيَّ – صلى الله عليه وسلم – وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ, يَمْشُونَ أَمَامَ الْجَنَازَةِ

“Dari Salim dari ayahnya (Ibnu Umar)-semoga Allah meridhai keduanya-bahwasanya ia melihat Nabi saw., Abu Bakar, dan Umar berjalan di depan jenazah.”

Berdasarkan hadis ini, kita boleh berjalan di depan jenazah saat mengantarkannya, sebagaimana telah dilakukan oleh Nabi saw., Abu Bakar, Umar. Boleh juga berada dimana pun di dekat jenazah, di samping atau di belakangnya. Berada di depan jenazah, di samping atau belakangnya sama-sama dibolehkan. Hanya saja berada di depan jenazah dan di dekatnya disunahkan, dibanding posisi lainnya.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam kitab Tanwirul Qulub berikut;

وَيُسَنُّ الْمَشْيُ اَمَامَهَا وَقُرْبَهَا وَاْلاِسْرَاعُ بِهَا وَالتَّفَكُّرُ فِى الْمَوْتِ وَماَبَعْدَهُ

“Disunahkan berjalan di depan jenazah, di dekatnya, berjalan cepat dan sambil bertafakur tentang kematian dan hal-hal yang ada setelah kematian.“

Karena itu, ketika kita mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman, usahakan agar kita dekat dengan posisi jenazah. Bahkan kita disunahkan untuk memikul keranda jenazah, atau memegangnya hingga ke pemakaman. Semakin dekat posisi kita dengan jenazah, maka akan semakin baik dan semakin mendekati sunah. Dan jika tidak bisa dekat dengan jenazah, maka dianjurkan agar kita berjalan di depannya. Wallahu A’lam

Baca Juga :  Bagaimana Cara Mengurus Jenazah Kecelakaan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here