Hukum Berburu Burung

0
88

BincangSyariah.Com – Adanya burung merupakan indikator sebuah lingkungan yang masih asri. Sayangnya saat ini banyak sekelompok orang yang menjadikan aktivitas berburu burung sebagai hobi, bukan lagi untuk masalah mengganjal perut seperti zaman dulu kala.

Berburu burung memang tidak dilarang dalam Islam, hanya saja Rasul mengajarkan agar berburu sesuai kebutuhan yaitu jika memang memerlukannya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan demi kelangsungan hidup. Rasulullah bersabda

عن عبدالله بن عمرو، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ما من إنسان يقتل عصفورا فما فوقها بغيرحقها إلا يسأله الله عنها يوم القيامة. قيل يا رسول الله! وما حقها؟ قال: حقها أن تذبحها فتأكلها ولاتقطع رأسها فترمي به.

“Tidak seorang pun yang membunuh burung pipit dan yang lebih kecil dari itu, tidak menurut haknya, melainkan akan ditanyakan Allah kelak di hari kiamat. Rasulullah s.a.w. kemudian ditanya: ‘Apa hak burung itu, ya Rasulullah!’ Nabi menjawab: ‘Yaitu dia disembelih kemudian dimakan, tidak diputus kepalanya kemudian dibuang begitu saja.’” (HR Nasa’i dan Hakim)

Al-Qari’ dalam Mirqat al-Mafatih menjelaskan bahwa Rasulullah melarang umatnya utnuk membunuh atau berburu hewan yang tidak dimakan. Jika berburu merupakan sebuah hobi belaka, bukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dirinya atau keluarganya.

Setiap burung yang diburu dan tidak menurut haknya yaitu untuk dimanfaatkan untuk dimakan maka perbuatan sang pemburu kelak akan dipertanyakan di hari kiamat. Karena ia sama saja menghilangkan nyawa makhluk hidup tanpa  alasan.

Bahkan dalam sebuah hadis lainnya diriwayatkan bahwa burung kecil tersebut kelak akan meminta pertanggungjawaban atas kematiannya yang sia-sia karena dibunuh hanya untuk bersenang-senang. Sebagaimana dalam hadis berikut ini

عن الشريد رضي الله عنه، قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول من قتل عصفورا عبثا، عج إلى الله يوم القيامة، يقول: يا رب! إن فلانا قتلني عبثا، ولم يقتلني منفعة

Baca Juga :  Ajarkan Menyayangi Binatang, Nabi Larang Sahabat Memisahkan Anak Burung dari Induknya

Dari Syarid ra berkata, “Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda, ‘Barang siapa yang membunuh seekor burung hanya sekedar beramain-main/senda gurau, burung itu akan berteriak mengadu kepada Allah “Ya Tuhanku, sesungguhnya Si fulan membunuh saya hanya sekedar bermain-main saja, dan tidak membunuhku untuk dimanfaatkan” (HR. Nasai)

Demikianlah Islam mengajarkan kepada umatnya agar selalu berbuat baik kepada sesama makhluk bahkan kepada burung kecil. Wallahu’alam.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here