Hukum Bekerja di Restoran Tidak Halal

0
94

BincangSyariah.Com – Saat ini banyak restoran yang menjual makanan yang tidak halal dimakan dalam Islam. Misalnya, restoran yang menjual babi dan minuman khamr. Bagaimana hukum bekerja di restoran atau di tempat yang tidak halal karena menjual makanan tidak halal dimakan?

Selain diharamkan mengonsumsi makanan yang tidak halal dan najis, kita juga diharamkan menjualnya dalam Islam, baik menjual kepada orang-orang muslim sendiri maupun kepada non-muslim.

Keharaman menjual makanan yang tidak halal dimakan ini berdasarkan hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim, dari Jabir, dia berkata bahwa dia mendengar Rasulullah Saw bersabda pada tahun Fath Makkah;

إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ بَيْعَ الْخَمْرِوَالْمَيْتَةَ، وَالْخِنْزِيرَ، وَالْأَصْنَامَ فَقِيلَ يَا رَسُولَاللَّهِ أَرَأَيْتَ شُحُومَ الْمَيْتَةِ فَإِنَّهُ يُطْلَى بِهَاالسُّفُنُ، وَيُدْهَنُ بِهَا الْجُلُودُ، وَيَسْتَصْبِحُ بِهَا النَّاسُ،فَقَالَ:لَا هُوَ حَرَامٌ، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ: قَاتَلَ اللَّهُ الْيَهُودَ، إِنَّ اللَّهَ لَمَّا حَرَّمَ عَلَيْهِمْ شُحُومَهَا أَجْمَلُوهُ ثُمَّ بَاعُوهُفَأَكَلُوا ثَمَنَه

Sesungguhnya Allah mengharamkan menjual khamr, bangkai, babi, dan berhala. Kemudian ada sahabat yang bertanya; Wahai Rasulullah, bagaimana dengan lemak bangkai. Minyak ini biasanya digunakan untuk meminyaki perahu, kulit hewan, dan digunakan untuk bahan bakar lampu. Beliau bersabda; Tidak boleh, itu haram. Kemudian Rasulullah Saw seketika berkata; Allah melaknat orang Yahudi. Ketika Allah mengharamkan lemak binatang, mereka carikan (dengan dipanaskan sehingga keluar minyaknya), kemudian mereka jual, dan mereka makan uang hasil penjualannya.

Karena  menjual makanan yang tidak halal dan najis tidak boleh, begitu juga tidak boleh bekerja di restoran atau tempat yang menjual makanan yang tidak halal dan najis. Hal ini karena menurut para ulama, gaji dari pekerjaan yang tidak halal juga dihukumi tidak halal dan tidak dibenarkan dalam syariat.

Baca Juga :  Hukum Memberikan Hibah Kepada Non-Muslim

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Mughni al-Muhtaj,

اجرة العمل الذى يتعلق بالمعصية حرام والتصدق به منها لا يجوز و لا يصح

Gaji dari pekerjaan yang berhubungan dengan maksiat adalah haram, dan menyedahkan gaji tersebut juga tidak boleh dan tidak sah.

Dengan demikian, bekerja di restoran yang tidak halal karena menjual babi dan sejenisnya harus dihindari. Selain karena membantu kemaksiatan, juga gaji dari pekerjaan tersebut dihukumi tidak halal bila masih memungkinkan mencari kerja di tempat lain.

Perlu dicatat juga, ketidakbolehan tersebut bila memang yang dijual hanya makanan yang haram dalam Islam saja, tidak ada makanan halal sama sekali. Artinya, bila restoran tersebut juga menjual makanan yang halal itu berarti bekerja di restoran tersebut tidak mutlak haram. Wallahu a’lam bis shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here