Hukum Ayah Menikah Lagi Setelah Ibu Meninggal

1
38

BincangSyariah.Com – Dalam Islam, ketika seseorang ditinggal wafat oleh pasangannya, baik suami yang ditinggal wafat oleh istrinya atau sebaliknya istri ditinggal wafat oleh suaminya, maka ia dibolehkan untuk menikah lagi. Tidak ada larangan dalam Islam untuk menikah lagi bagi seseorang yang sudah ditinggal wafat oleh pasangannya.

Jika ia sudah memiliki anak, maka anak tersebut tidak dibenarkan melarang orangtuanya untuk menikah lagi. Misalnya, seorang suami istri sudah memiliki anak, kemudian istrinya meninggal duluan, maka anak tidak dibenarkan untuk melarang ayah menikah lagi setelah ibu meninggal.

Bahkan dalam Islam, jika suami ditinggal wafat oleh istrinya, maka dia boleh langsung menikah dengan siapapun, termasuk dengan saudari kandung istrinya. Dia tidak perlu menjalani masa tunggu hingga empat bulan dan sejenisnya setelah istrinya meninggal, melainkan dia langsung bisa menikah lagi sejak istrinya meninggal meskipun dengan saudari kandung istrinya sekalipun.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Darul Ifta’ Al-Mishriyah berikut;

سؤال: رجل توفِّيت زوجته ولها أختٌ شقيقة يريد زواجها، فهل يعتدُّ وينتظر مدة أربعة أشهرٍ وعشرة أيامٍ من تاريخ وفاة زوجته؟ أم يعقد على أختها قبل ذلك؟

جواب: اطلعنا على هذا السؤال، ونفيد أنه يَحِلُّ لهذا الرجل أن يتزوج أخت زوجته المتوفاة بلا انتظارِ مدةٍ؛ فقد جاء في الحامدية: رجلٌ ماتت زوجته المدخول بها، ولها أخت؛ فهل له تزوج أختها بعد موتها بيوم؟ الجواب: نعم، كما جاء في الخلاصة

Pertanyaan: Seorang laki-laki ditinggal wafat oleh istrinya dan istrinya memiliki saudari kandung yang hendak dinikahi olehnya. Apakah dia harus menjalani masa iddah dan menungga hingga empat bulan sepuluh hari dari sejak istrinya meninggal? Atau apakah dia boleh langsung akad dengan saudari kandung istrinya sebelum masa itu?

Jawabannya: Kami memperhatikan pertanyaan ini dan kami mengambil kesimpulan bahwa boleh bagi laki-laki tersebut menikahi saudari istrinya yang sudah meninggal tanpa menunggu masa tertentu. Dalam kitab Al-Hamidiyah disebutkan bahwa ada seorang laki-laki ditinggal wafat oleh istrinya dan istrinya memiliki saudari kandung, apakah dia boleh menikah saudari kandung istrinya setelah sehari istrinya meninggal? Jawabannya; Iya, seperti disebutkan dalam kitab Al-Khulashah.

Baca Juga :  Puasa sebagai Pelatihan Ruhaniah

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here