Hikmah Pagi: Para Nabi pun Cemburu

0
1340

BincangSyariah.Com – Para Nabi pun juga memiliki rasa cemburu. Seperti apa bentuk rasa cemburunya? Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

إن من عباد الله عبادا ليسوا بأنبياء، يغبطهم الأنبياء والشهداء، قيل: من هم لعلنا نحبهم؟ قال: هم قوم تحابوا بنور الله من غير أرحام ولا أنساب، وجو ههم نور على منا بر من نور، لا يخافون إذا خاف الناس، ولا يحزنون إذا حزن الناس،

Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah ada yang bukan Nabi, tetapi para Nabi dan Syuhada merasa cemburu terhadap mereka. Ditanyakan : “Siapakah mereka? Semoga kami dapat mencintai mereka. Nabi menjawab : “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena cahaya Allah tanpa ada hubungan kekerabatan maupun hubungan nasab di antara mereka. Wajah-wajah mereka tidak takut di saat banyak manusia ketakutan dan mereka tidak bersedih di saat banyak manusia bersedih.

Kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam membacakan ayat,

ألا إن أوليـاء الله لا خوف عليهم ولا هم يحزنون

Ingatlah sesungguhnya kekasih-kekasih Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. Yunus : 62). (H.R. Ibn Hibban, Lihat: Shahih Ibn Hibban, Jilid: 2/332)

Dalam hadits qudsi disampaikan, Rasulullah saw. bersabda:

قَالَ اللهُ تَعَالَى: وَجَبَتْ مَحَبَّتِي لِلْمُتَحَابِّينَ فِيَّ، وَالْمُتَجَالِسِينَ فِيَّ، وَالْمُتَزَاوِرِينَ فِيَّ، وَالْمُتَبَاذِلِينَ فِيَّ

Allah berfirman, “Kecintaanku pasti diperoleh oleh orang yang saling mencintai karena-Ku, saling berkumpul karena-Ku, saling mengunjungi karena-Ku, dan saling memberi karena-Ku. (H.R. Ahmad dalam musnadnya, Jilid: 5/233).

Semoga Allah menjaga persatuan umat dan menjaga kita semuanya, Aamiin

Baca Juga :  Bolehkah Menjual Mahar Pernikahan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here