Hikmah Pagi: Mereka yang Rajin Membaca Surah al-Waqi’ah

0
460

BincangSyariah.Com – Jamak dilakukan banyak mayarakat di Indonesia bahkan dibeberapa negara yaitu mengamalkan surat al-Waqi’ah, ada yang diwaktu pagi selepas shubuh dan tak sedikit habis selesai shalat ‘ashar.

Suatu hari pernah sowan ke salah seorang ulama di Mekkah, setelah bincang lama beliau mengatakan: hampir banyak ulama mengamalkan surat al-Waaqi’ah seperti Syekh Muhammad Siroj (lihat dalam: Muqaddimah Hizb Siroj), Syekh Yasin al-Fadani, Syekh Utsman Tungkal dan lain-lain dan mereka biasakan selepas shubuh atau ‘ashar.

Yang menarik adalah bahwa pelopor pembaca surat al-Waaqi’ah yang hampir didawamkan (dibaca secara istiqamah) adalah salah seorang pelayan rasulullah, yang mewarisi sandal, siwak dan tongkat Rasulullah.

Beliau adalah Abdullah Ibn Mas’ud (W. 32 H) salah seorang Muqri’ (ahli membaca al-Qur’an) Nabi selain beliau ada Ubay Ibn Ka’ab (W. 30 H), Muadz Ibn Jabal (W. 18 H) dan sahabat yang lainnya.

Abdullah Ibn Mas’ud termasuk generasi pertama yang masuk Islam, di mana masuk Islam beliau cukup unik. Suatu hari tatkala beliau mengembala kambing, tiba-tiba Nabi datang, kemudian Nabi mengusap punggung kambing tersebut, langsung keluar air susunya; tatkalaNnabi bilang cukup seketika itu juga berhenti air susunya. Sontak setelah melihat hal yang menakjubkan tersebut beliau langsung masuk Islam, dan menjadi salah satu sahabat utama. Beliau adalah orang yang pertama kali mengeraskan bacaan disamping Ka’bah dan menyaksikan seluruh peperangan bersama Rasulullah. Beliau yang mengajarkan Al-Qur’an ketika diutus ke Irak. Sampai beliau pernah mengatakan: “Tidak akan luput sedikitpun dari kami al-Qur’an, kecuali kami mengetahui secara detail kapan al-Qur’an diturunkan, dan dimana ia diturunkan dan kepada siapa ia diturunkan”. Wajar, karena beliau adalah orang yang senantiasa mendampingi Rasulullah kapan saja baik ketika di rumah Rasulullah maupun ketika Rasulullah sedang bepergian.

Baca Juga :  Siapa yang Lebih Berhak Menjadi Imam, Ahli Fikih atau Hafiz Al-Qur'an

Meski fisiknya lemah, imannya luar biasa. Beliau inilah adalah Sang pelopor pembaca surah al-Waqi’ah hampir setiap malam beliau selalu membacanya, dan setiap minggunya beliau mengkhatamkan al-Qur’an. Setelah khataman kemudian mengundang beberapa orang untuk hadir di rumah beliau, untuk melakukan do’a bersama.

Maka tak heran jika Rasulullah pernah memuji beliau: “Dia (Abdullah bin Mas’ud) adalah anak yang sangat cerdas”. Sayyidina Umar pun mengatakan : “Beliau adalah ulama yang mumpuni dan penuh dengan keilmuan.” Maka wajar jika beliau sampai meriwayatkan kurang lebih 848 hadits dan Beliau wafat di Madinah pada tahun 32 H. (Lihat: Tuhfatul Kiraam, Hal: 22-23).

Membaca surat al-Waqi’ah adalah amalan para sahabat, sampai saat ini banyak sekali orang yang selalu membacanya. Semoga pahalanya terus akan mengalir kepada Sang pelopor dan kita minimal mendapatkan percikan pahalanya.

Semoga Allah senantiasa memberkahi kita semuanya baik di dunia maupun di akhirat kelak Aamien Allahumma Aamien. Al-Faqir Ila Allah, ZA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here