Hikmah Pagi: Jangan Marah

0
456

BincangSyariah.Com – Setiap orang pasti sudah pernah mengalami kelabilan emosi dan marah. Karena rasulullahpun pernah marah, namun marah untuk menunjukkah kepada kebaikan. Marah bisa timbul karena kebencian, kedzoliman, terjebak banjir maupun kemacetan, pendapat tidak diterima dan lain sebagainya.

Suatu ketika Imam Syafi’i mengatakan : “tidaklah saya berdialog dengan seseorang kecuali saya berharap agar Allah memperlihatkan kepada diri saya tentang kebenaran. Karena terkadang perdebatan hanya ingin menjatuhkan lawan bukan mencari kebenaran”. (Lihat: Silsilah Mahasinut Takwil, Jilid: 11/51).

Ada kisah menarik yang terjadi pada Maimun bin Mahran yang mempunyai budak yang sholihah, suatu hari beliau sedang menerima tamu. Saat budak tersebut menghidangkan sup yang masih panas, tiba-tiba kakinya tergelincir dan kuah makanan yang dihidangkan tertuang ke badan Maimun. Spontan saja Maimun langsung marah. Saat akan memukulnya, budak tersebut berkata, Tuan, laksanakan perintah Allah di dalam Al-Qur’an, surah Ali ‘Imran ayat: 134: “dan mereka yang menahan marahnya.”

Maimun berkata, “Baiklah”. Kemudian budak itu berkata, “Dan kerjakan ayat berikutnya: “dan yang memaafkan orang lain.” Maimun berkata, “baik sekarang Engkau saya maafkan.” Budak itu berkata lagi, “lakukan ayat selanjutnya, “dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.” Maka Maimun berkata, “Aku akan berbuat baik kepadamu. Engkau mulai saat ini saya merdekakan, karena Allah.

Rasulullah memberi kabar gembira bagi orang yang mampu menahan marahnya,

مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ يَقْدِرُ عَلَى إِنْفَاذِهِ مَلأَهُ اللَّهُ قَلْبَهُ أَمْنًا وَإِيمَانًا

“Siapa yang mampu menahan marahnya padahal ia kuasa untuk melampiaskan kemrahanya maka Allah akan memenuhi hatinya dengan iman dan rasa aman”. (H.R. Abi Dunya, dalam kitab Kanzul A’mal Fi Sunanil Af’al Wal Aqwal, Jilid: 3/131).

Baca Juga :  Akikah dan Akomodasi Islam Terhadap Budaya

Seorang Bijak mengatakan, kamu akan belajar banyak dari kehidupan ini, jika kamu memperhatikan sesorang pemadam kebakaran tidak akan pernah mamatikan api dengan api.

Semoga Allah menjaga kita semuanya dan menjadikan kita hamba yang selalu dalam bimbingan-Nya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here