Hikmah Pagi: Gila Yang Sesungguhnya

0
1322

BincangSyariah.Com – Menarik juga mengispirasi ketika membaca buka karya ulama besar Abu al-Qasim al-Hasan Ibn Muhammad an-Naisaburi (W. 406 H), karnyanya yang cukup menarik berjudul, “’Uqolaul Majaaniin” (Orang-Orang Cerdas Yang Dianggap Gila), yang menarik dari buku ini manuskripnya terletak diberbagai belahan dunia, pernah tersimpan di Spanyol (Manuskrip Biara El Escorical, tebalnya 147 Hal), kemudian di India (Manuskrip Khuda Bakhsh Oriental Public Labrary, tebalnya 118 Hal), dan di Berlin Jerman, tebalnya 131 Hal. (Lihat: ‘Uqolaul Majaniin, Hal. 10-21).

Artinya karya ini sangat menarik untuk dikaji dan diperbincangkan, disamping manuskripnya tersimpan diperpustakaan terkemuka penulisnya juga bukan orang sembarangan beliau adalah Imam ahli qiroo’at, tokoh dalam bidang kesusastraan, ahli tafsir, dan sangat piawai dalam bidang jarh wa at-ta’dil (ilmu tentang kritik kredibilitas periwayatan hadits). Maka buku-buku beliau ditulis memalui periwayatan yang cukup ketat serta disadur dari kisah nyata.

Di dalam buku beliau diungkapkan secara etimologi gila adalah tertutup dan kata gila terdapat sinonimnya. Satu Ahmaq adalah dungu atau bodoh. Kedua, ma’tuh yaitu orang yang terlahir dalam kondisi gila. Tiga Akhroq yaitu orang yang tidak bisa menentukan dan mengatur. Empat, Maaiq yaitu orang yang bebal. Lima, ar-rabi’ yaitu dungu yang menghancurkan pemikirannya sendiri.

Beliau membagi orang gila menjadi empat bagian,
(1). Orang yang terlahir gila disebut Ma’tuh (2) Orang yang akal sehatnya tidak berfungsi disebut mamrur (3). Orang gila karena kerasukan jin disebut Mamsus, (4). Orang yang dibuat gila oleh rasa cinta yang disebut ‘Asyiq.

Menurut Abu al-Qashim gila ada beberapa hal, (1). Ada Ulama yang berpura-pura gila supaya tidak diketahui orang, (2). Ada Orang berpura-pura gila karena untuk kekayaan, (3). Ada Orang yang berpura-pura gila untuk ketenangan, (4). Dan Ada Orang yang berpura-pura gila karena untuk menghindari fitnah.

Baca Juga :  Orang yang Paling Pelit Menurut Nabi

Maka kitab ini cukup menarik untuk dikaji karena beliau menampilkan paling tidak ada 500 tokoh cerdas yang dianggap gila sepanjang beliau melakukan perjalanan ilmiah melalui berbagai referensi baik tafsir, hadits karya-karya ulama terdahulu, juga cerita mu’tabar yang bersanad kuat juga memalui perjalanan panjang beliau ketika berjumpa dengan mereka.

Kajian akan berlanjut ke hikmah pagi berikutnya. Insya Allah menarik dan menginspirasi.

Semoga Allah menjaga kita semuanya, aamiin allahumma aamiin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here