Hikmah Pagi: Andai Masa Depan Bisa Diprediksi

0
207

BincangSyariah.Com – Malik bin Dinar berkata, “kalaulah makhluk ini mengetahui apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, tentu mereka tidak akan merasakan keindahan perjalanan hidup ini selamanya”.

Lukman Hakim menasihati anaknya, wahai anakku sebuah perkara yang engkau tidak ketahui kapan ia akan menjumpaimu. Maka bersiap – siaplah sebelum ia datang mengejutkanmu?

Hasan Al-Basri berkata: Ada dua malam dan dua hari yang belum pernah didengar oleh seorang manusia pun; (1) Malam saat mayit singgah di liang kubur bersama para penghuni kubur lainnya. Dan dia tidak pernah merasakan malam seperti malam yang dilaluinya. (2) Malam pagi hari di hari kiamat. Ketika itu, tidak akan ada lagi malam sesudahnya. Dan hari yang pertama ketika datang kabar gembira dari Allah, apakah ia akan masuk ke surga atau ke neraka. Dan hari kedua, ketika ia diberikan catatan amal, diberikan ke tangan kanan atau tangan kiri?

– Apakah kamu teringat suatu hari nanti kamu akan masuk ke kuburan dan menjadi penghuninya?

– Apakah kamu teringat suatu saat nanti akan meninggalkan keluarga, tetangga, harta maupun kekayaan?

– Apakah kamu teringat dengan sempit dan gelapnya alam kubur?

– Apakah kamu teringat akan keganasan dan siksaanya?

– Apakah kamu teringat dengan azab kubur dengan berbagai bentuknya?

– Apakah kamu teringat dengan ular dan kalajengking di dalamnya?

– Apakah kamu teringat dengan pukulan dari palu besi?

– Apakah kamu teringat dengan pertanyaan dua malaikat Munkar dan Nakir?

– Apakah kamu teringat apakah nanti jawabanmu itu benar atau salah ketika ditanya oleh kedua malaikat, atau engkau akan mengatakan saya tidak mengetahui?

Baca Juga :  Hukum Membaca Shalawat Sebelum Azan

– Apakah kamu teringat dengan nikmat kubur dan nikmatnya bau surga?

Segeralah bertobat, jangan berharap mendapat ampunan dan permohonan maaf, jangan pernah engkau mengatakan saya masih muda, saya akan tobat kalau sudah tua nanti, karena kematian itu tidak mengenal tua maupun muda, laki-laki atau perempuan, kaya atau miskin, penguasa atau rakyat jelata. (Lihat: Sahirul Layaaly Fi Riyadlil Jannah, h. 316-317).

Maka masa depan yang pasti adalah alam kubur yang sudah menanti. Semoga Allah menjaga kita dan kita diwafatkan dalam kondisi husnul khatimah, Aamiin Allahumma Aamiin.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here